Beberapa tahun lalu, tatkala Yayasan Damandiri bersama UST mengembangkan kegiatan pemberdayaan keluarga di desa-desa, sekarang mungkin dinamakan kesempatan “Merdeka Belajar” bersama keluarga desa, Salah satu hasilnya pada bulan Ramadhan seperti sekarang, penduduk Desa yang sebelumnya dilatih dan didampingi mahasiswa, menggelar pasar selama berhari-hari menjual makanan, barang-barang keperluan sehari hari dan persiapan Hari Raya Idulfitri.
Read MoreSampai hari ini kegiatan Vaksinasi untuk Covid-19 masih berjalan lancar di semua tempat. Salah satunya di Kompleks Pusat Pelatihan di Jalan Hang Jebat Jakarta. Beberapa waktu lalu tempat Vaksinasi di Jalan Hang Jebat itu di khususkan untuk para lansia. Pertama kali dilakukan Vaksinasi di tempat ini mantan Menteri Prof. Dr. Subroto, mantan Menteri Prof. Dr. Emil Salim dan mantan Menko Prof Dr. Haryono Suyono yang pada saat kegiatan itu sempat dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan RI. Ketiga beliau itu melakukan vaksinasi pertama bersama ratusan mungkin ribuan penduduk lanjut usia pegawai negeri dari berbagai Kementerian yang mendapat undangan dari berbagai kalangan.
Read MoreSejak kita memperkenalkan program dan gerakan KB secara masal, lebih-lebih sejak Dr. Haryono Suyono memegang kendali sebagai Deputi Operasional KB, para petugas diberi petunjuk ketat bahwa “program KB adalah gerakan sayang anak”. Lebih dari itu gerakan KB juga sebagai program sayang ibu, termasuk ibu hamil, maka pertama-tama kita mengembangkan Posyandu pada tahun 1983 yang dilayani oleh setiap Posyandu adalah ibu hamil dan anak balita. Pengertian ilmu kesehatan yang ruwet disederhanakan untuk ibu-ibu di desa, kepada Ibu hamil diberikan penjelasan sangat intensif oleh para bidan dan PLKB serta ibu-ibu Pengurus Posyandu agar setiap ibu hamil ditimbang berat badannya bahwa. Analisis kesehatan yang sulit disederhanakan bahwa apabila berat badannya setiap bulan naik, berarti anak dalam kandungan tumbuh aik. Keterangan itu memperbesar rasa bahagia ibu hamil. Karena itu Ibu hamil makin rajin ke Posyandu menimbang berat badannya. Lebih lanjut kepada setiap ibu hamil yang datang ke Posyandu diberikan penjelasan bagaimana merawat kehamilannya, bahkan diberi tahu bahwa minimum selama masa kehamilan harus datang minimum empat kali untuk mendapat penjelasan tentang perawatan kehamilannya dari bidan. Kegiatan itu merupakan bukti yang sangat nyata bahwa seluruh petugas lapangan PLKB diarahkan mencintai bayi sejak dalam kandungan.
Read MoreBeberapa bulan sebelum bulan Ramadhan, sambil merancang pembaharuan pengelolaan Kebun Nenek Astuty di Cinangka, beberapa lahan yang penuh belukar, di sebelah atau disela-sela pohon langka yang menjadi kebanggaan Ibu, mulai di babat rumput liarnya dan diolah. Pengolahan tanah-tanah liar itu dilanjutkan dengan pemupukan seperlunya karena selama ini tanah-tanah kosong di sela atau di sebelah pohon liar itu dibiarkan tidak ditanami kecuali rumput liar. Sebenarnya rumput liar bisa dihabiskan oleh kambing yang otomatis menghasilkan kotoran sebagai pupuk, tatapi karena tidak banyak memiliki kambing, maka pembersihan dilakukan dengan membabat rumput liarnya. Hasil babatan rumput sebagian untuk makan kambing dan sebagian lain disiapkan untuk menggarap lahan lainnya.
Read MoreKonsep bahagia itu sangat beragam dan tentu saja sangat subyektif, setiap individu punya alasan tersendiri untuk mengatakan dirinya sedang bahagia, pernah bahagia atau tidak pernah merasa bahagia seumur hidupnya. Maka ketika mencoba mengukur dengan sebuah Indeks misalnya, tentu saja akan sangat sulit menentukan indikator pembentuknya. Dalam tulisan ini akan dicoba membawa pembaca kedalam dunia yang luas dalam makna, tapi sederhana dalam realita. Awali dari mengenal diri sendiri.
Read MoreHari Pendidikan Nasional yang kita peringati hari ini antara lain mendapat inspirasi dari Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantoro yang semasa hidupnya berjuang dengan gigih mendirikan Sekolah Dasar dan seterusnya, sampai akhirnya mendirikan juga Perguruan Tinggi. Salah satu Perguruan Tinggi yang terkenal dan bermutu adalah Perguruan Tinggi Taman siswa yang ada di Yogyakarta yang dipimpin oleh Rektornya Prof. Drs. H. Pardimin MPd PhD. Hari Pendidikan Nasional pada saat Presiden Soeharto mulai menjabat sebagai Presiden menghasilkan gagasan dikeluarkannya Inpres SD, SMP sampai SMA karena pada waktu beliau menjabat ternyata tingkat pendidikan kita sangat rendah. Selain tingkat pendidikan yang sangat rendah, cakupan anak didik dibanding dengan jumlah penduduk setiap usia untuk SD, SMP dan SMA juga sangat rendah. Karena itu Inpres Sekolah Dasar dan seterusnya diikuti dengan Keputusan Wajib Belajar, suatu keputusan yang sangat bijaksana.
Selama bulan Ramadhan, sambil mengenang dan mendoakan ibu, nenek dan buyut tercinta, anak-anak mbak Ria, Mas Fajar, mas Rudi, dr. Rina serta para sahabat lain beramai-ramai mengadakan program rehabilitasi secara besar-besaran atas “Kebun Nenek” di Cinangka, perbatasan Jakarta Bogor. Kita juga berhubungan dengan Bapak Dirjen Hortikultura memohon bantuan untuk mengembangkan Kebun itu menjadi ajang agro turisme sebagai perluasan dari ajang pendidikan melalui kemah setiap hari Jumat sampai hari Minggu atau hari-hari liburan yang selama ini telah berjalan. Kegiatan lain yang direncanakan adalah penyelenggaraan “PAUD ALAM” sebagai pelaksanaan gerakan “Sekolah Merdeka” atau “Kampus Merdeka” dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim MA, MBA yang memberi kesempatan kepada anak didik untuk belajar dari sesama teman dan lingkungan alam sekitar.
Dalam suasana bulan suci Ramadhan dan mengenang Almarhumah ibu Astuty Haryono, kami dan anak-anak yang tahu bapaknya merasa sepi karena untuk pertama kali dalam sejarah tidak didampingi oleh ibu, yang selalu sangat sibuk pada bulan Ramadhan menyiapkan zakat dan hadiah lebaran bagi para sahabat dan masyarakat sekitar.
Read MoreAtas undangan Menko Kesra Cina dan Konperensi Lembaga-lembaga Pembangunan Swasta Internasional di Cina, pada tahun 2009 menjelang Olympiade Dunia di Cina, kami mendapat informasi dan meninjau Negara ini membangun beberapa stadion dan fasilitas Olah Raga raksasa di berbagai negara bagian dan tempat-tempat di dekat stadion utama. Lebih lanjut dijelaskan bahwa kepada rakyat banyak ditekankan bahwa pembangunan besar-besaran itu dilakukan bersama rakyat. Bersama rakyat itu bukan sekedar meminta dukungan rakyat dengan memasang poster atau banner besar-besaran di berbagai tempat agar rakyat mengetahui datangnya peristiwa dunia tersebut serta memberi doa atau dukungan moril, tetapi menyajikan program unik yang disebut “rakyat ikut membangun stadion”. Slogan itu dilaksanakan dengan mengundang rakyat banyak, utamanya yang tidak mungkin akan memasuki stadion pada saat pesta olah raga dunia diadakan karena berbagai alasan. Alasan pertama tiket untuk masuk stadion hampir pasti tidak bisa dibayar semua penduduk biasa. Lebih dari itu akomodasi menjadi sangat mahal karena sebagian besar hotel akan dipenuhi pendatang, olahragawan dan orang kaya dari dalam dan luar negeri.
Read MoreMinggu lalu, Sekolah Tinggi Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) di Cibubur Jakarta, yang selalu menghasilkan bidan berkualitas, dipimpin oleh Dr. Sri Danti Anwar MA menggelar Webinar dengan beberapa pembicara ulung yang banyak berpengalaman dalam menganjurkan budaya baru “nikah pada usia dewasa”, minimal di atas usia 19 tahun bagi anak perempuan seperti diatur pemerintah. Gerakan menganjurkan menikah pada usia dewasa itu telah berlangsung lama, tetapi di masa lalu terbentur pada UU yang memberi ijin anak gadis menikah pada usia 16 tahun. Setelah perjuangan yang sangat lama akhirnya disepakati UU yang memberi ijin anak perempuan menikah pada usia 19 tahun. Sayangnya pada UU yang sulit disepakati semua pihak itu, ada embel-embel yang menyatakan boleh menikah lebih muda kalau memiliki alasan penting yang di sahkan keputusan pengadilan. Oleh karena itu seseorang dengan alasan tertentu tidak dilarang menikah pada usia lebih muda dari 19 tahun kalau alasannya di sahkan oleh pengadilan. Akibatnya banyak sekali kabupaten yang anak-anak muda menikah pada usia dini setelah terlebih dulu pergi ke Pengadilan Agama mendapatkan pengesahan alasan untuk menikah secara dini dari Pengadilan.
Read MoreGuna menyambut Peringatan Hari Kartini 21 April 2021 Sekolah Tinggi Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRTH) di Jakarta yang dipimpin Dra Sri Danti MA didampingi Pembina SMRTH Prof Dr Haryono Suyono menggelar Acara Webinar dengan tema yang sangat menarik “Seberapa Penting Pendewasaan Usia Perkawianan Anak dalam Mewujudkan Kesehatan Perempuan yang Berkualitas”.
Read MorePada bulan Ramadhan yang penuh berkah sekarang ini kami baru merasa menjadi orang tua atau lansia biarpun sudah pensiun sejak tahun 1999. Banyak alasannya karena sesudah pensiun kami, Pak Haryono Suyono yang mantan Menko Kesra Taskin bukan ditugasi sebagai Komisaris suatu Perusahaan Negara seperti mantan Menteri dari Bidang Ekonomi, tetapi ditarik oleh berbagai Organisasi Sosial Kemanusiaan. Salah satu yang menarik adalah mengikuti Rapat Kerja Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Pada waktu itu Ketua Umumnya adalah almarhum Bapak Bustanul Arifin. Pada Rapat Kerja Nasional tersebut Bapak Bustanul Arifin mengundurkan diri sebagai Ketua Umum.
Read MoreMungkin secara kebetulan, tatkala diajak bergabung pada kelompok Sinergi Cyber Media untuk mengadakan Pertemuan membahas masalah SMK melalaui Media Zoom, kami langsung menjawab ok. Kesediaan itu karena sejak menjabat Kepala BKKBN, Menteri Kependudukan, Menko Kesra dan Taskin sebelum tahun 2000 sejak jaman Presiden almarhum HM Soeharto dan BJ Habibie, kemudian diajak mendirikan Yayasan Damandiri guna memfasilitasi pertolongan bagi anak-anak keluarga prasejahtera yang pintar tetapi hampir tidak mungkin melanjutkan pendidikan ke SMA, apalagi ke Perguruan Tinggi untuk dicarikan solusi terbaik. Gagasan itu adalah membantu Beasiswa melalui perluasan STM, SMEA yang kemudian menjadi SMK. Selanjutnya sebagai Ketua Yayasan kami memberi perhatian pada SMK sebagai alternatif jangka pendek agar anak-anak pintar yang orang tuanya kurang mampu setelah lulus SMK segera langsung bekerja membantu orang tuanya melepaskan diri dari kemiskinan.
Read MoreHari Kamis tanggal 22 April oleh masyarakat Dunia disepakati sebagai “Hari Bumi” atau disebut sebagai “The Earth Day”. Di berbagai belahan dunia Hari Bumi tersebut diperingati selama satu minggu, ada yang tiga hai berturut-urut dan sebagainya. Suatu Organisasi Dunia yang sangat peduli terhadap Hari Bumi yang mulai kegiatan sejak tahun 1970 tetapi karena persaingan dengan banyak kepentingan lain yang menguntungkan, hasil kerjanya menganjurkan perbaikan kerusakan pada bumi kita bukan makin rendah tetapi makin tinggi. Karena itu marilah kita Songsong Hari Bumi dengan Semangat Cinta Bumi dengan langkah kecil menghijaukan Bumi.
Read MoreHari Rabu adalah tanggal 21 April 2021 kita diingatkan pada Hari Kartini yang di tahun-tahun terdahulu sangat marak diperingati guna mendorong semangat anak-anak perempuan untuk maju. Cerita Kartini bahwa beliau dengan bimbingan sahabatnya ingin maju dan membuktikan bahwa seorang anak perempuan seperti Raden Ajeng Kartini bisa maju dan tidak saja sebagai seorang istri. Apa lagi beliau berharap bahwa anak perempuan masa depan, karena semangat dan kemauannya untuk maju itu akan sangat berbeda dengan wanita pada masanya. Berkat semangat yang selalu diangkat keatas permukaan itu pemerintah mengembangkan program wajib belajar mulai dari tingkat SD, kemudian SMP dan SMA. Karena banyak keluarga ingin agar setelah belajar anaknya segera bisa bekerja, maka muncul program SMK. Pada program-program Wajib Belajar itu anak-anak perempuan tidak disingkirkan, ikut juga dalam program wajib belajar. Lebih lanjut anak-anak diberikan kesempatan belajar lebih tinggi guna meraih gelar sarjana. Untuk belajar pada Perguruan Tinggi tidak dibedakan antara anak laki-laki atau anak perempuan. Kalau rentetan itu kita ingat semuanya kelihatan seperti suatu revolusi yang dimulai sebagai gagasan oleh pelopor seperti Ibu Kartini atau pelopor-pelopor pejuang lainnya.
Read More