Di masa lalu, dalam keadaan normal, kami selalu dianjurkan oleh para sesepuh daerah untuk melakukan penghormatan kepada sesepuh daerah, termasuk yang legendaris di jaman kuno yang oleh masyarakat diberikan hormat atau dianggap sesepuh leluhur yang sangat dihormati. Pemberian hormat penghargaan itu menimbulkan kepercayaan bagi masyarakat desa bahwa sebagai pemimpin yang menjadi tamu daerahnya memberikan hormat pada kepercayaan yang juga dianut secara nyata, langsung maupun tidak langsung, kentara maupun tidak kentara oleh masyarakat. Namun pada masa pandemi dewasa ini kami hanya sempat melakukan ziarah, menaburkan bunga dan berdoa pada Makam istri kami Almarhumah Ibu Astuty Haryono di Makam Pahlawan Nasional Kali Bata.
Read MoreDalam beberapa tahun terakhir ini Perpustakaan Nasional membangun ribuan Perpustakaan Desa di semua Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan. Perhatian para Bupati, Camat dan Kepala Desa juga meningkat tajam. Hasilnya sangat luar biasa karena minat baca masyarakat Desa meningkat tajam, sehingga banyak inovasi baru di Desa terpengaruh karena bacaan yang bertambah luas. Apalagi sebelum tahun 2020 atau sebelum masa Pandemi tidak kurang dari 450 Perguruan Tinggi menggelar Kuliah Kerja Nyata ke desa-desa. Para mahasiswa tinggal di desa selama satu bulan sampai satu setengah bulan. Mereka ikut merangsang masyarakat membaca buku pada Perpustakaan Desa. Andaikan tidak ada Pandemi pasti minat baca masyarakat Desa akan bertambah tinggi karena mahasiswa boleh tinggal di Desa sampai tiga semester. Untuk mngatasi akibat Pandemi kiaranya Perpustakaan Desa harus lebih kreatif mengantar buku ke penduduk dan mengambilnya dengan tetap memperhatikan ptotokol krsehatan.
Read MoreMenyambung laporan sebelumnya, Vaksinasi Covid-19 sebagai tanggapan positif terhadap anjuran pemerintah yang mengetahui bahwa dari hasil penelitian ternyata penduduk lanjut usia memiliki risiko tertular yang tinggi mendapat tanggapan yang baik. Pengetahuan risiko terkena Covid-19 yang jauh lebih tinggi selalu disosialisasikan dalam setiap kesempatan pertemuan atau Webinar bersama antara PB PWRI dengan BPJS Kesehatan di semua daerah. Sekaligus dianjurkan agar para anggota yang semuanya di atas usia 60 tahun segera menghubungi instansi kesehatan di daerah untuk menggunakan kesempatan prioritas yang disediakan pemerintah. Anjuran tersebut ternyata mendapat tanggapan yang memuaskan.
Read MoreSalah satu program yang diamati dan dibantu oleh UNDP adalah pengembangan strategi memerangi kemiskinan dengan memperluas akses ke peluang dan sumber daya ekonomi, menghubungkan program kemiskinan dengan tujuan dan kebijakan negara yang lebih besar, dan memastikan dukungan suara yang lebih besar bagi masyarakat miskin.
Read MoreSelama bertahun-tahun melalui Yayasan Damandiri kami bekerja sama dengan sekitar 450 Perguruan Tinggi negeri dan swasta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke desa-desa membangun kegiatan inovatif yang dilakukan bersama masyarakat luas secara inklusif di desa. Keluarga desa yang dinamis diajak bersatu dalam Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) untuk berkumpul dan menerima pesan pemberdayaan keluarga yang diberikan mahasiswa. Kegiatan masa lalu itu berhasil dengan gemilang. Banyak ibu-ibu desa mengembangkan inovasi yang menarik dan menjadikan dirinya pengusaha yang berjuang dengan inovasinya menjadi bahan perdagangan kecil yang mampu mengolah kekayaan dan produksi pertanian tradisional desa menjadi produk jadi, laku jual dan menguntungkan yang luar biasa.
Read MoreAnak balita mempunyai kebiasaan untuk bermain dengan teman sebaya, tetapi mereka juga suka bermain dan bertanya kepada bapak ibunya manakala diajak berkunjung ke “sesuatu yang baru dan aneh” seperti melakukan ziarah ke Makam leluhur pada waktu-waktu tertentu. Apalagi kalau kebetulan bapak, ibunya atau kakek-neneknya melakukan ziarah pada makam embah buyut yang semasa hidupnya disayanginya karena sebagai balita sangat disayanginya, belum lama suka memberi hadiah mainan atau makanan yang dia suka. Bisa terjadi pada waktu diajak ke Makam timbul banyak tanda tanya atau bahkan dialog spontan yang menarik kenapa embah buyutnya tidak kembali lagi. Suatu refleksi rasa kangen yang bisa juga di bawah sadar cicit itu bertingkah ingin memamerkan kepandaian baru yang dipelajarinya karena neneknya belum pernah melihatnya karena terjadi setelah neneknya meninggalkannya,
Read Moreengurus Alumni SMP 13 Jakarta yang berasal dari berbagai daerah setelah berhasil menggelar Acara Zoom minggu lalu, hari ini dipimpin Bapak HM Gunther Gemparalam SE, MA didampingi Bapak-bapak Hary Suryono Santoso, Hilman Salim, Ibu Dian Anggraini dan bapak yang lain yang tidak sempat kami catat namanya mengadakan pertemuan dengan Ibu Yuli isminarti Sapto, Pimpinan Anggrek Karya Cacat Berkreasi (KCB) bersan Bapak Kyai Bpk Kiai Abdul Jabar dari Darulaytam Attaqwa, Babelan. Bekasi yang sempat didampingi oleh Bapak Ptof. Dr. Haryono Suyono sebagai Pembina Yayasa Aggrek awal dr. Rina Mardiana mengikuti acara sampai selesai. Kita perlu kagum pada semangat bapak ibu yang biarpun alumni SMP rata-rata sudah sepuh tetapi memiliki semangat tinggi. Kali ini Ibu Kepala SMP 13 Ibu Sugiarti dengan semangat yang tinggi ikut hadir dan kelihatan memiliki minat membangun SMP 13 yang punya ciri khusus dibanding sekolah lain di Jakarta.
Read MoreSetelah bersama anak-anak dr. Rina, mas Fajar dan mas Rudi dan adik-adik lain berziarah di Makam Pahlawan Kali Bata di Jakarta, kami langsung menghubungi Mbak Dra Sulih Dewiyanti keponakan kami yang bertanggung jawab mengasuh PAUD Siti Padmirah di Pacitan. Kami kabarkan seperti tahun lalu keluarga Jakarta tidak bisa ke Pacitan untuk ziarah ke Makam Ibu Siti Padmirah dan Bapak Alimoeso serta Kakek dan nenek Wiryo Sentono yang di makamkan di Makam keluarga yang indah di Desa Banjarsari Pacitan.
Read MorePagi-pagi kami sengaja setelah sarapan dandan rapi beserta anak-anak dr. Rina, mas Fajar dan mas Rudi berama pak sopir Mas Bibit mempersiapkan segala sesuatu untuk berangkat menuju Makam Pahlawan Kali Bata di Jakarta. Begitu sampai ternyata tidak seperti biasa, di beberapa makam telah penuh dengan keluarga lengkap memenuhi area pemakanan yang begitu luas. Ternyata sama saja di kota dan desa, keluarga Jakarta rupanya menjelang bulan puasa berbondong beserta keluarganya memerlukan ziarah ke Makam keluarganya. Berhubung musim Pandemi Covid-19 kami tidak pulang kampung ke Pacitan seperti bulan Puasa tahun lalu. Tahun lalu kami ziarah ke Makam keluarga di sekitar Jakarta. Tetapi karena setelah lebaran tahun lalu ibu Astuty tercinta meninggalkan kita semua, kita mempunyai kebiasaan baru ziarah ke Makam Ibunda Astuty Haryono bersama anak-anak.
Read Moreberbagai daerah mengambil prakarsa bersama-sama untuk membangun Desa Emas menjelang ulang tahun RI yang ke 100 pada tahun 2045 yang akan datang. Hari ini para aktifis yang dipimpin oleh Bapak HM Gunther Gemparalam SE, MA didampingi Bapak-bapak Hary Suryono Santoso, Arief Mukti, Hilman Salim, Ibu Dian Anggraini dan Bapak Amri Yusera dari Australia dan bapak yang lain yang tidak sempat kami catat namanya mengadakan Webinar terbuka yang kebetulan saya sempat mengikuti sampai detik terakhir. Saya kagum pada semangat bapak ibu yang biarpun alumni SMP tetapi kelihatan sangat bersemangat,
Read MorePara Alumnus SMP 13 Jakarta yang berasal dari berbagai daerah mengambil prakarsa bersama-sama untuk membangun Desa Emas menjelang ulang tahun RI yang ke 100 pada tahun 2045 yang akan datang. Hari ini para aktifis yang dipimpin oleh Bapak HM Gunther Gemparalam SE, MA serta para katifis lainnya Bapak Aries, Bapak Herman dan Bapak-bapak lain yang tidak sempat kami catat namanya mengadakan Webinar terbuka yang kebetulan saya sempat mengikuti sampai saat terakhir.
Read MoreHari ini Kamis 7 April 2021 sejak pagi kami bersama anak-anak dan cucu-cucu meninjau perkembangan penataan ulang Kebun Astuty melanjutkan cita-cita dan gagasan almarhumah istri tercinta yang ingin menjadikan peninggalan beliau sebagai Kebun Pendidikan, Education Center, mulai dari tingkat PAUD sampai kepada penduduk lanjut usia. Perbaikan jalan keliling Kebun sudah hampir selesai diatur begitu rupa tidak ada jalan tanjakan sama sekali, bahkan seseorang lansia yang terpaksa menggunakan kursi roda seperti keadaan ibu pada saat-saat menjelang wafatnya, diatur begitu rapi sampai hampir menjangkau daerah-daerah yang dianggap strategis.
Read More