Batu Pelangi Desa Kaleok Wisata Ngetop di Poliwali Mandar

Menurut penuturan Gedhe Nusantara yang ditangkap Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono, Desa Kaleok memiliki sejuta pesona alam seperti air terjun, goa, dan pegunungan indah yang merangsang pengunjung berlama-lama tinggal di desa. Meski Desa Kaleok dilabeli sebagai Desa Tertinggal, namun label itu sedikit demi sedikit berkurang berkat kreatifitas masyarakat mengembangkan wisata Batu Pelangi.

Read More
Curug Gomblang Desa Kalisalak Tawarkan Panorama Alam

Menurut penutusan Gedhe Nusantara kepada Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono, Curug Gomblang yang berlokasi di Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus dibenahi. Sejak dibuka untuk umum pada tahun 2015, kawasan wisata seluas lima hektar ini makin diminati pelancong di Kabupaten Banyumas.

Read More
Sekjen APO Baru Asal Indonesia

Ada hal yang menarik saat pembukaan rapat Pleno Lembaga Produktivitas Nasional (LPN)  Jumat tanggal 3 Mei 2019 kemarin. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua LPN Dr. Iskandar  Simorangkir yang juga  Deputi Bidang Kordinasi Ekonomi  Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, menghadirkan Dr. AKP Mochtan, Sekjen Asian Productivity Organization (APO) terpilih asal Indonesia. APO berkedudukan di Tokyo dengan anggota 19 negara Asia.

Read More
Aam BastamanComment
Berkat Jamu Herbal Kebun Tanjung Seumantoh Sukses Budidaya Lele

Tim Ivanovick Agusta menyediakan data tentang banyak inovasi desa yang muncul dan perlu diolah untuk disajikan pada khalayak agar menyebar dan ditiru desa yang membutuhkan gagasan cemerlang untuk mengangkat ekonomi pedesaan. Ketua Tim Pakar Hryono Suyono melihat bahwa banyak yang menyatakan bahwa memelihara lele mudah, cukup meletakkan kandang ayam di atas kolam, lalu ikan lele dapat tumbuh dengan subur dari kotoran ayam. Kenyataannya, memelihara lele dengan kualitas dan kuantitas tinggi tidak mudah. Kelompok pembudidaya ikan lele di Desa Kebun Tanjung Seumantoh telah merasakannya. Mereka sempat hampir putus asa saat membudidayakan lele mengalami tingkat kematian ikan lele yang cukup tinggi.

Read More
Bleberan Jadi Desa Wisata Berpendapatan Miliaran Rupiah

Gedhe Nusantara menulis laporannya bahwa setelah gempa 11 tahun silam, Desa Bleberan yang berjarak 45 dari Kota Yogyakarta, kehilangan sejumlah mata air. Sebagian sumur tidak lagi menjadi sumber pasokan air. Warga harus membeli dari (mobil) tangki swasta. Pada 2017, Pemerintah Desa Bleberan membentuk unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang pengelolaan air dan menyalurkan air ke seluruh desa Bleberan.

Read More
Sistem E-Ticketing Desa Nglanggeran untuk Desa Wisata

Laporan Gedhe Nusantara yang sampai pada Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono mengungkap kemajuan jaman Industri 4.0 sudah sampai ke Desa Wisata Nglanggeran yang berkembang menjadi salah satu Desa Wisata Terbaik ASEAN 2017. Kawasan yang berjarak sekitar 25 km dari Kota Yogyakarta tersebut kini dikunjungi lebih dari 150.000 wisatawan per tahunnya. Pengunjung bisa menikmati bentang alam yang mengelilingi embung, termasuk pesona gunung api purba. Pada 2017, pengelolaan desa wisata ini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Desa Nglanggeran hingga 1,9 Milyar.

Read More
Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo Hadirkan Pusat Kuliner

Menurut penuturan Gedhe Nusantara awal bulan lalu, sebagian besar desa masih bingung meningkatkan nilai ekonomi tanah desa. Biasanya desa menyewakan tanah desa pada pihak ketiga melalui proses lelang. Desa Panggungharjo mengembangkan gagasan memanfaatkan tanah desa menjadi pusat kuliner dengan suasana perkampungan ala Mataram tempo dulu.  Haryono Suyono, Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT menyatakan bahwa Panggungharjo terletak di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Read More
Bupati Lamongan dalam dua periode pimpin Lamongan

Bupati Lamongan H. Sadeli, SH, MM, yang telah delapan tahun memimpin Kabupaten yang sedang maju ini meyakinkan para penonton Acara Semanggi, TVRI Jatim, minggu lalu, bahwa selama delapan tahun ini keluarga di Lamongan tidak lagi “semedi” di pinggir kali setiap pagi atau melamun sambil mengotori sungai karena setiap keluarga telah memiliki jamban keluarga atau MCK. Kepala Dinas Kesehatan juga menjamin bahwa keterangan dari Bupati itu benar dan kalau masih ada keluarga, utamanya keluarga miskin, harus dilaporkan kepada Dinas agar dapat diteruskan kepada desa tempat tinggalnya sehingga dalam Musyawarah Desa, bisa dibantu Dana Desa yang dialirkan langsung ke desa atau keluarga mampu tetangganya. Penduduk Lamongan, utamanya yang muda, subur dan siap mengandung, dianjurkan memiliki jamban keluarga, memelihara Kebun Bergizi, dan betul-betul siap hamil manakala keadaan ekonomi sosial keluarganya memadai. Kalau belum siap sebaiknya segera ber-KB karena fasilitasnya, menurut Bupati Sadeli, yang dikukuhkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK yang juga hadir di TVRI Surabaya, di setiap desa ada Posyandu dan pelayanan KB sehingga pelayanan KB bisa dilaksanakan di desa, atau di Klinik di desa atau di Puskesmas terdekat. Fasilitas berbagai kontrasepsi tidak ada paksaan boleh pilih apa saja asal secara tekun diikuti dengan tertib. Hal ini dibenarkan oleh Yenrizal, Kepala BKKBN Provinsi yang juga hadir dalam acara yang dipandu oleh Haryono Suyono Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT yang khusus langsung datang dari Jakarta.

Read More
Aam Bastaman: Diaspora

Saya sempat menghadiri Forum Diaspora Global Summit bulan Agustus 2017 di Jakarta. Berbicara di Forum itu antara lain Wapres Jusuf Kalla, Ketua Bepenas Bambang Brojonegoro dan  Menko Maritim  Luhut B. Panjaitan. Wapres bicara mengenai diaspora India dan China yang semula merupakan para buruh kasar. Ketua Bapenas berbicara mengenai kebangkitan India karena diaspora. Disebutkan oleh Ketua Bapenas, bukan hanya India, juga Vietnam yang mengundang kembali warganya di luar Vietnam untuk membantu membangun kembali Tanah airnya.


Read More
Aam BastamanComment
​Haryono: Marilah Belajar dari Rakyat

(GEMARI.ID) Jakarta – Kamis pagi 2 Mei 2019 ini Ketua Tim Pakar Kementerian Desa PDTT Prof Dr Haryono Suyono turut menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang bertepatan dengan hari ini. Hari Pendidikan Nasional ditetapkan pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara pada 2 Mei 1989 silam sebagai tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa.

 

Bertepatan dengan Hardiknas, dirinya pun menyampaikan apresiasi atas pesatnya dunia pendidikan yang berkembang di tanah air. “Setelah sekian tahun sejak dicetuskan hari pendidikan nasional, mulai dari Ki Hadjar Dewantara, kepemimpinan Pak Harto dan semua presiden termasuk yang terakhir Bapak Jokowi, kita telah mendidik rakyat. Sekarang waktunya, kita belajar dari rakyat, karena rakyat luar biasa kemajuannya,” ujar Menko Kesra dan Taskin era Presiden HM Soeharto dan BJ Habibie ini dalam sambutannya memperingati Hari Pendidikan Nasional.

 

Sekarang ini, lanjut pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur, 6 Mei 1938, para pemimpin di desa mempunyai kreativitas yang tinggi untuk membangun desa dan membangun masyarkat desanya. “Bahkan di Kabuaten Madiun, Jawa Timur, saat ini sudah ada suatu model, untuk membuat peta keluarga atau roadmap pembangunan keluarga dan pembangunan  desa melalui system digital,” ungkap Prof Haryono.

 

Oleh karena itu, dirinya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk belajar dari desa. “Marilah, kita tidak perlu malu-malu belajar dari desa, membangun tanah air dan bangsa menuju bangsa yang sejahtera, mandiri dan disegani dunia,” ucap pria yang meraih S2 dan S3 dari Universitas Chicago, Amerika Serikat ini seraya menyampaikan kembali ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat! ADS

.

Read More
Ade SudrajatComment
Pamekasan Berbenah membangun Desa dan Masyarakat Desa

Pamekasan adalah salah satu Kabupaten di Pulau Madura yang telah beberapa waktu lamanya berjuang dengan keras ingin memajukan Kabupaten, Desa dan masyarakatnya. Dimasa lalu Kabupaten yang tidak jauh dari Surabaya ini di pisahkan dari Jawa Timur dan dari Kota Surabaya oleh Selat Madura yang untuk mencapai kota ini, banyak keluarga dan penduduk Kabupaten ini  terpaksa bekerja keras siang malam mengadu nasib. Bahkan banyak keluarga dan penduduk dari Kabupaten ini tinggal menetap di Surabaya dan sekitarnya untuk hidup sehari-hari dengan aneka kerja yang sangat bervariatif.

Read More
Universitas Trilogi menjadi penyambung Tol Langit bersama Menteri Kominfo

Pada Hari Pendidikan Nasional 2019, Dr. Sahnaz Ubud, Plt Rektor Universitas Trilogi di Jakarta, melaporkan kepada Pembina Universitas Trilogi, Haryono Suyono, bahwa sehari sebelumnya mendampingi Mnteri Kominfo yang berada di Timika, Papua, Rudiantara,  bahwa beliau memberikan sambutan di muka sekitar 50 guru SD di muka puluhan pejabat Pendidikan Nasional di Timika disiar sambungkan langsung ke Universitas Trilogi di Jl. Kalibata, Jakarta. Di Kampus Universitas Trilogi di Jakarta, Ibu Febrianti Yuli, Kaprodi PGSD, dan Dr Anies Lasiati dari PIC, siap dan memberikan materi kuliah sederhana melalui jalur “maya” kepada siswa yang berkumpul dan mendengarkan dengan tekun di Timika di Papua.

Read More
Menyambut Hari Pendidikan Nasional Belajar dari Rakyat

Hari ini kita sambut gembira Hari Pendidikan Nasional. Kita hormati Ki Hajar Dewantara yang bekerja keras menganjurkan pendidikan untuk rakyat banyak, belajar bersama dan dari rakyat, membangun sekolah mulai tingkat dasar dengan menempatkan orang tua, masyarakat dan guru sebagai sumber ilmu secara terhormat. Pendekatan ini sering di salah artikan bahwa dikira sekolah harus sederhana, padahal sesunguhnya anak-anak desa yang miskin harus menjadi sasaran utama untuk ditingkatkan. Gaya ini ini ditiru oleh pak Harto dengan membuka secara besar-besaran Sekolah Dasar diseluruh tanah air dengan bangunan sederhana, baru SMP, SMA dan setereusnya.

Read More
Jawa Timur siap atasi Stunting, entaskan kemiskinan dan naikkan IPM

Pada akhir bulan April, di studio TVRI Surabaya, setelah selama hampir satu bulan, Ibu Gubernur Khofifah Indar Para Wansa, menghadiri, membuka dan memberikan pengarahan pertemuan BKKBN dari seluruh Jawa Timur bersama Pimpinan PKK se Jawa Timur, yang sekaligus ditunggui oleh Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Ibu Arumi Backsin, seluruh Ketua PKK dari seluruh Kabupaten Kota, Kepala Kantor BKKBN Kabupaten Kota, para anggota mitra BKKBN, termasuk TNI Polri dari seluruh daerah dan unit-unit dari berbagai perguruan tinggi bertemu, disusul pertemuan lebih operasional dengan lima belas Daerah tingkat II yang dianggap sasaran pokok, mendengarkan paparan penggunaan peta keluarga yang telah dikonversi ke dalam sistem digital dari Madiun, dua orang Bupati, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, Rektor Brawijaya dan Kepala BKKBN Provinsi yang didampingi Deputy Keluarga Sejahtera dari Jakarta, tampil pada Acara Semanggi TVRI Jawa Timur. Semuanya, bersama Haryono Suyono, Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT, mengadakan dialog membahas tindak lanjut upaya menghapus stunting, menurunkan kemiskinan dan meningkatkan nilai IPM.

Read More