Peringatan “Hari Keluarga Nasional 2021” makin Membumi

Alhamdulillah “Hari Keluarga Nasional 2021” diperingati di seluruh Indonesia dengan berbagai Acara yang menarik. Kepala BKKBN Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo SpOG bersama banyak kalangan, termasuk seluruh Perwakilan BKKBN dari daerah pada tanggal 29 Juni 2021 mulai jam 9.00 pagi secara virtual menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional itu dari rumah masing-masing. Acara itu mendengarkan Pidato Bapak Presiden RI dan menghadiri acara sapaan Bapak Presiden kepada keluarga-keluarga Indonesia dari berbagai wilayah. Dalam waktu yang sama, banyak para sahabat menghadiri Acara “Haryono Show ke 10” memperingati “Hari Keluarga Nasional 2021” dengan tema “Kebun Bergizi untuk memperkuat Daya Tahan” menghadapi serangan Virus Covid-19 kepada Keluarga Indonesia di seluruh tanah air.

Read More
Haryono SuyonoComment
Hari ini 29 Juni 2021 kita Peringati “Hari Keluarga Nasional 2021”

Alhamdulillah “Hari Keluarga Nasional 2021” diperingati di seluruh Indonesia dengan berbagai Acara yang menarik. Kepala BKKBN Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo SpOG mengundang banyak kalangan, termasuk seluruh Perwakilan BKKBN dari daerah pada tanggal 29 Juni 2021 mulai jam 9.00 pagi secara virtual menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional itu dari rumah masing-masing. Acara itu akan mendengarkan Pidato Bapak Presiden RI dan ikut menghadiri sapaan Bapak Presiden kepada keluarga-keluarga Indonesia dari berbagai wilayah.

Read More
Haryono SuyonoComment
Program Bedah Rumah di Jawa Barat Anggarkan Rp 243 Miliar

Dalam rangka “Hari Keluarga Nasional 2021” perlu kita simak beberapa Program pemerintah yang berhubungan dengan upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, khususnya yang berhubungan dengan upaya pengentasan kemiskinan. Salah satunya adalah Program Bedah Rumah yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR yang menyalurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 243,28 miliar guna melakukan program bedah rumah di Jawa Barat. Program ini dilaksanakan untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni yang ada di provinsi tersebut.

Read More
Pengukuhan Ketua PWRI Sulawesi Selatan melalui Sistem Daring

Ketua Umum PB PWRI Prof. Dr. Haryono Suyono didampingi Sekretaris Jendral Drs. Djoko Sidik Pramono MM, Wakil Sekjen Prof Dr. Gatot Sutadi dan Dr. Mulyono Dani Perwira secara daring hari Minggu pagi 27 Juni 2021 mengukuhkan Pengurus PWRI Provinsi Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Drs. Andi Pamadengruka Mappanyompa dengan seluruh jajarannya di Makassar.

Seluruh jajaran Pengurus dan staf serta tamu-tamu Pengurus, utamanya peserta paduan suara dari Kerta Wredatama, unit wanita dari PWRI, telah siap di tempat upacara melakukan pelatihan gladi resik untuk menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Hymne dan Mars PWRI, sehingga pada waktu upacara berlangsung rombongan itu dengan bangga memberikan kesan sangat rapi karena mereka menganggap bahwa upacara hari ini, karena dilakukan secara terbuka dengan sistem daring, akan disaksikan oleh rekan-rekan PWRI dan masyarakat dari seluruh Indonesia.

Read More
Haryono SuyonoComment
Bedah Rumah Dalam Rangka Hari Keluarga Nasional 2021

Dalam rangka ”Hari Keluarga Nasional 2021” kita amati bahwa ciri yang menonjol dari Keluarga Prasejahtera, yang hampir 90 persen miskin, adalah bahwa rumah mereka kebanyakan tidak layak huni, teristimewa berlantai tanah. Rumah berlantai tanah itu merupakan satu dari 14 variabel penting sebuah keluarga ditetapkan oleh BPS sebagai keluarga miskin. Atau oleh BKKBN sebagai ciri utama sebuah keluarga ditetapkan sebagai keluarga prasejahtera dengan 23 indikator. Lantai dari tanah yang diguyur hujan karena genting bocor membuat lantai tergenang air sehingga keluarga miskin yang tidur di atas tikar mudah terkena penyakit. Dewasa ini pemerintah melalui Kementerian PUPR menyediakan dana untuk bedah rumah, bahkan pemerintah Daerah menyediakan juga dana bantuan untuk bedah rumah dalam jumlah yang lebih kecil.

Read More
Haryono SuyonoComment
Upaya Bedah Rumah di Jawa Tengah Berjalan Marak

Dalam rangkaian Hari Keluarga Nasional tanggal 29 Juni 2021, kita lihat bahwa salah satu indikator dari 23 indikator keluarga sejahtera BKKBN adalah rumah tidak layak huni, berlantai tanah, atap bocor, tidak memiliki jendela dan kakus. Indikator ini sama dengan 14 indikator keluarga miskin dari BPS dan sama pula dengan indikator kemiskinan versi PBB. Oleh karena itu sangat bijaksana apabila untuk pengentasan kemiskinan, keluarga dengan rumah tidak layak huni tersebut dibantu bukan dengan uang tetapi secara gotong royong dibantu agar rumahnya diperbaiki minimal lantai atap dan dinding. Oleh karena itu tatkala pada tahun 1994 sampai akhir tahun 1998 BKKBN bersama Bappenas diserahi tugas mengkoordinasikan upaya pengentasan kemiskinan melalui Program IDT dan Program Inpres Keluarga Sejahtera, maka upaya bedah rumah itu dengan nama Gerrakan Aladin atau upaya perbaikan lantai atap dan dinding, oleh BKKBN dan jajaran masyarakat luas dikembangkan program lantai disemen, perbaikan atap, pembuatan jendela serta kakus bagi rumah milik keluarga prasejahtera. Perbaikan tap itu menjadi sangat penting karena kalau hujan maka lantai dalam rumah menjadi becek dan sangat mengganggu anak-anak utamanya balita yang sangat rentan, lebih-lebih kalau lantainya mendapat perbaikan dan disemen, maka air akan menggenang.

Read More
Haryono SuyonoComment
Bedah Rumah membantu Keluarga Prasejahtera di Kulon Progo

Dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional 2021 perlu kita hargai kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemda, BKKBN dan masyarakat luas dalam membangun keluarga secara nasional. Sesuai dengan Undang-undang Keluarga dan Kependudukan, setiap keluarga diharapkan meningkatkan delapan fungsi keluarga. BKKBN menyatakan bahwa delapan fungsi keluarga itu menjadi indikator utama bahwa keluarga dikategorikan dalam keluarga prasejahtera, keluarga sejahtera I, keluarga sejahtera II, keluarga sejahtera III dan keluarga sejahtera III Plus. Hampir 90 persen keluarga prasejahtera adalah juga keluarga miskin. Dalam konteks lain, BPS memiliki 14 indikator keluarga yang menyatakan bahwa suatu keluarga dianggap miskin.

Read More
Haryono SuyonoComment
Mempersiapkan Kehamilan Pertama

Hari ini dalam rangka Hari Keluarga Nasional 2021, BKKBN menyelenggarakan Webinar membawakan beberapa Panelis yang berbobot. Uraian panelis yang umumnya para dokter ahli kandungan dan kebidanan tersebut sangat sarat dengan berbagai uraian yang bersifat medis. Para panelis yang banyak dokter ahli kandungan membahas akibat dari sikap, tingkah laku dan budaya nikah terlalu muda, banyak mempunyai anak, jarak antar anak yang sempit dan sudah terlalu tua masih hamil lagi sungguh sangat menarik karena dikembalikan pada kandungan yang dianggap memiliki risiko. Sungguh sangat menarik bahwa Kepala BKKBN yang diserahi tanggung jawab menurunkan tingkat stunting memperluas cakupan pendamping ibu hamil risiko stunting tinggi dengan komponen kekuatan masyarakat seperti PKK, keluarga ibu hamil dan jajaran petugas kesehatan desa agar segera bisa mengambil langkah-langkah yang penting untuk memelihara kesehatan, meningkatkan masukan gizi kepada ibu yang sedang hamil dan memberikan perhatian agar keluarganya menyayangi dan melindungi ibu hamil dari gangguan stress dan tekanan suami, keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Read More
Haryono SuyonoComment
Cerita Menarik dari Posdaya Binaan Holcim di Cilacap

Dalam rangka Panilaian Posdaya pada tahun 2013 masih kita ingat suatu kegiatan Posdaya dengan Programnya yang menonjol di Ketapang Damai RW X, Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang unik dan inspiratif. Posdaya ini mendirikan Bank Sampah Mandiri (BSM) membantu Pemerintah Kabupaten Cilacap mengurangi volume sampah yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Gagasan tersebut ternya membuktikan bahwa sampah bisa membawa berkah bagi para anggora Posdaya.

Read More
Haryono SuyonoComment
Dari SesMenko jadi Petani Kebun Bergizi yang Berhasil

Bapak Dr. H. Moch. Soedharmadi, mantan SesMenko Kesra yang tidak banyak bicara tetapi sanggup memimpin Kantor Menko Kesra dan Taskin karena Menterinya berakhir masa jabatannya dan tidak ditetapkan Menko yang baru. Dewasa ini beliau menikmati masa pensiun dengan seabrek jabatan. Pernah memimpin koperasi yang berhasil dan kini menjabat sebagai Bendahara Umum PB PWRI. Sehari-hari beliau di rumah memelihara Kebun Bergizi di halaman rumah dengan sabar dan tekun karena ingin memberi contoh kepada para anggota di seluruh Indonesia bahwa biarpun bukan seorang petani dengan sabar, tekun dan penuh kasih sayang menjadi petani yang baik dan produktif pada masa pensiunnya

Read More
Haryono SuyonoComment
Peningkatan Mutu Pendidikan Keluarga Muda

Pagi ini, Senin 21 Juni 2021 Rektor Universitas Trilogi Prof Mudrajad Kuncoro PhD memimpin pertemuan dengan para Kaprodi, Dekan dan Dosen didampingi Ketua Dewan Pembina Prof. Dr. Haryono Suyono dan Ketua Yayasan YPPIJ Prof. Dr. Arissetyanto Nugroho membahas penyempurnaan falsafah, visi-misi, tujuan dan kurikulum yang makin solid untuk semua Prodi dalam lingkungan Universitas Trilogi. Penyempurnaan Falsafah, visi, misi, tujuan dan cita-cita akan menghasilkan lulusan yang unggul itu adalah dalam memelihara reputasi dan mengangkat mutu perguruan tinggi yang sedang menanjak makin memenuhi cita-cita mahasiswa dan masyarakat umum. Lulusan Universitas Trilogi dituntut memenuhi kebutuhan tenaga pembangunan dan kebutuhan pasar yang makin meningkat tajam dalam era 4.0 yang serba cepat dewasa ini.

Read More
Haryono SuyonoComment
Webinar Peringati Hari Keluarga Nasional

Hari Sabtu tanggal 19 Juni 2021 STIKES, Sekolah Tinggi Kesehatan Mitra RIA Husada di Cibubur melalui BEM SMRH senagn dukungan penuh Ketuanya Ibu Dra Sri Danti Anwar MA menyelenggarakan Webinar dengan topik yang sangat menarik perlindungan terhadap kekerasan dalam keluarga, khususnya kepada Ibu Hamil dan anak-anak. Pertemuan yang dibuka oleh Ibu Ketua STIKES SMRH Ibu Dra Sri Danti Anwar MA itu secara jelas melihat permasalahan kekerasan terhadap anak dan ibu hamil yang masih tinggi dan ada kecenderungan meningkat itu perlu segera ditangani dengan baik dan segera. Beliau mengharapkan agar tenaga-tenaga yang dihasilkan oleh STIKES Mitra RIA Husada dapat mengambil peran yang positif.

Read More
Haryono SuyonoComment
Rapat Pleno PB PWRI tentukan Tanggal Berbagai Acara

Hari ini, Kamis 17 Juni 2021, sejak pukul 13.00 15.00 PB PWRI mengadakan Rapat Pleno PB PWRI Pusat yang dipimpin oleh Ketua Umum Prof. Dr. Haryono Suyono di Kantor PB Jalan Pinang Raya nomor 89 Pondok Labu Jakarta.

Rapat dihadiri antara lain oleh Sekretaris Jendral Drs. Joko Sidik Pramono MM, Wakil Sekretaris Jendral Prof. Dr. Gatot Sutadi dan anggota Pengurus lainnya, Dra Masni Rani MM, Ir. Sutarto Alimoeso, Dr. Tjepi Aloewi, Drs. Marzuki Usman dan lainnya telah membahas beberapa agenda untuk dilaksanakan dalam waktu yang akan datang. Secara khusus disepakati bahwa Peringatan Hari Ulang Tahun PWRI ke 59 tahun 2021 diselenggarakan di tingkat pusat Jakarta dengan mengadakan “upacara tumpengan” pada tanggal 21 Juli 2021 yang disiarkan secara luas ke seluruh Indonesia sehingga para anggota daerah bisa mengikuti acara itu melalui sistem daring. Ada kemungkinan bahwa acara itu akan diikuti dengan paparan tentang isu yang dianggap strategis sebagai catatan tahunan.

Read More
Peningkatan Mutu Keluarga Muda Penghuni Rumah Susun

Dalam pertemuan antara Pembina Perguruan Tinggi terkenal Universitas Trilogi Prof Dr Haryono Suyono bersama Bapak Ade T. Sukmono, salah seorang penghuni Rumah Susun Kali Bata City yang disertai jajaran Ketua RT, Ketua Paguyuban dan Ketua Posyandu telah dibicarakan berbagai hal menyangkut pengembangan persatuan dan kesatuan keluarga penghuni rumah susun dan upaya membantu pengembangan mutu keluarga dan anggotanya. Pertemuan yang didampingi oleh Dr. Roostriawahti MSi Ketua Prodi PAUD Universitas Trilogi dan Dr. Mulyono D Prawiro itu salah satunya adalah memberi kesempatan kepada para penghuni yang belum sarjana untuk mengikuti kuliah pada Universitas Trilogi yang letaknya sangat berdekatan dengan tempat tinggal mereka. Bahkan yang telah memiliki gelar Sarjana S1 dapat mengikuti kuliah pada sore dan malam hari guna mendapatkan gelar S2 serta dengan sendirinya menambah pengetahuan yang mutakhir, khususnya yang sangat berhubungan dengan penggunaan IT dalam era 4.0 yang serba elektronik dewasa ini.

Read More
Haryono SuyonoComment
Kesempatan Lulusan SMA dan SMK Pesantren Masuk Perguruan Tinggi

Pagi ini Prof Dr Haryono Suyono sebagai Pembina YPPIJ yang mengurusi Universitas Trilogi memberikan pengarahan kepada Dr Inanpi Hidayati S, SP, MSi, Dekan Bioindustri dan beberapa Kaprodi Universitas Trilogi terkait tentang kemungkinan memberikan kesempatan kepada banyak lulusan SMA dan SMK dari Pondok Pesantren yang berminat mengikuti pendidikan tinggi melalui Universitas Trilogi.

Read More
Bekerja Sistematis Mengembangkan IPM untuk tahun 2022

Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( UNDP ) yang didirikan pada 22 November 1965 dengan penggabungan Program yang diperluas dari Bantuan Teknis (EPTA) dan Dana Khusus, sejak didirikannya pada tahun 1965, menggagas dan mengeluarkan Human Development Indeks (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Indeks HDI atau IPM tersebut selanjutnya di keluarkan oleh UNDP setiap tahun dan dianggap sebagai ukuran baku untuk membandingkan kemajuan suatu negara dibandingkan kemajuan negara lain di seluruh dunia. Melalui penggunaan Indeks tersebut, Perserikatan Bangsa - Bangsa mempromosikan kerjasama teknis dan investasi antar negara dengan mengadvokasi perubahan dan menghubungkan negara dengan pengetahuan, pengalaman dan sumber daya untuk membantu penduduk membangun kehidupan yang lebih baik untuk diri sendiri dan keluarganya. UNDP memberikan nasihat ahli, pelatihan dan bantuan hibah untuk negara berkembang, dengan penekanan yang lebih besar pada bantuan untuk negara kurang berkembang .

Read More
Haryono SuyonoComment