Ketua Umum PB PWRRI Prof Dr. Haryono Suyono, 83 tahun, dalam Acara bulanan Webinar bersama Para Pimpinan PWRI dari daerah seluruh Indonesia, khususnya dari Provinsi DI Aceh dan Provinsi Kalimantan Barat, mengajak para anggota yang berjumlah lebih dari 5 juta belajar dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk hidup lebih sehat. Usaha itu perlu disertai dengan disiplin tinggi dengan lebih banyak melakukan silaturahmi antar keluarga dan sahabat dengan secara sungguh-sungguh mematuhi protokol kesehatan, berpikir positif, olah raga, makan makanan bergizi dan tidur secara teratur. Pesan Ketua Umum yang disampaikan pada Acara Webinar bersama BPJS Kesehatan siang ini didukung Ir. Sujai, 94 tahun, Ketua OP PWRI Kementerian Pertanian yang menyarankan anggota banyak makan sayur, buah, melakukan kegiatan secara santai dan mengikuti berbagai kegiatan bersama para sahabat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Karena itu Ketua Umum meminta para anggota yang usianya lebih dari 60 tahun mengikuti ajakan pemerintah yang disertai penyediaan fasilitas untuk Vaksinasi Covid-19 tanpa rasa takut.
Read MorePagi ini bertempat di Universitas Trilogi, Pembina Perguruan Tinggi terkenal ini Prof Dr Haryono Suyono menerima tamu Bapak Ade T. Sukmono, salah seorang penghuni Rumah Susun Kalibata City7 yang disertai Bapak Sandi Edison Ketua Kominitas Warga Kalibata City, Ibu Sabina Lubis, Ketua RT 004 RW 09, dan Ibu Fatriya, pengurus Posyandu Melati 4, yang mengambil prakarsa untuk mengembangkan persatuan dan kesatuan keluarga penghuni rumah susun yang sangat besar tersebut. Kedatangan mereka adalah untuk mengembangkan tukar pikiran membangun kegiatan bersama antara penghuni rumah susun yang terdiri sekitar 18 tower dengan penghuni setiap tower sekitar 8500 keluarga tersebut.
Read MoreSungguh sangat menarik di Gedung Graha Jala Puspita di Jalan Gatot Subroto Jakarta, keluarga Bapak H. Syamsoel Bahroel dan ibu Hj.Yarmaniati serta Bapak Agung Sumargana Sirod dan Ibu Susi Susanti menggelar resepsi unduh mantu kedua anak mereka yang berbahagia Muhammad Rizky dengan Mulyanisa Nadhifali Sirod yang telah ijab kabul seminggu lalu. Kedua pengantin memasuki Gedung Pertemuan diiringi Tabuhan ala Minang yang melengking meriah sekali seperti upacara kerajaan. Hanya pada hari ini pengiringnya dibatasi dan menggunakan seragam Minang yang gemerlapan penuh pesona seakan iringan keluarga raja pada cerita seribu satu malam, hanya bedanya setiap mulut dan hidung para pelaku iringan agung itu menggunakan Masker menutup mulut dan hidungnya sesuai protokol kesehatan yang berlaku.
Read MorePara anggota PWRI Palu yang dipimpin oleh Bapak Baharuddin secara rutin mengadakan olah raga pagi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan yang semula dilakukan oleh beberapa anggota karena kerajinan Pengurus daerah, maka berita itu makin menyebar. Setiap minggu ada saja yang bergabung termasuk beberapa yang mengundurkan diri. Dengan adanya pandemi Virus Covid-19, maka kegiatan selingan olah raga pagi ini makin mengembang dan menarik perhatian.
Read MoreSuatu program pembangunan akan sangat sukses apabila disertai pertama-tama Komitmen yang sangat tinggi dari Pimpinan tertinggi, perencanaan dan kegiatan operasional yang terarah pada sasaran yang tepat dan konsisten serta indikator penilaian yang bisa mencerminkan keberhasilan atau menunjukkan langkah-langkah yang perlu diperbaiki apabila terjadi kesalahan. Melalui indikator yang ternyata melenceng tersebut segara dapat diperbaiki dan diarahkan kembali kepada pencapaian yang benar dan berhasil. Tanpa adanya komitmen yang jelas dan dapat dirasakan rakyat banyak mustahil suatu program dapat dijalankan dengan berhasil, seperti misalnya program KB atau penanggulangan Virus Cobid-19, karena kedua program tersebut relatif memerlukan partisipasi masyarakat yang sangat luas. Komitmen itu harus lestari, tidak satu kali dua kali tetapi secara terus menerus seakan tidak ada akhirnya. Banyak program lain yang lebih mudah bisa sekali gebrak dan selesai untuk waktu yang lama. Kedua program ini, memakai kontrasepsi atau memakai Masker, berlanjut untuk waktu lama, bisa sangat membosankan, tidak bisa sekali gebrak tetapi perlu pemeliharaan daya tahan untuk waktu yang sangat lama.
Read MoreSiang ini, Jum’at 11 Juni 2021, bertempat di kediaman Ketua Umum PB PWRI, Prof Dr Haryono Suyono diadakan Rapat Persiapan untuk Rapat Pleno Pengurus PB PWRI. Rapat Persiapan ini dihadiri oleh Sekjen PB PWRI, Drs Djoko Sidik Pramono, MM dan para pengurus lainnya, Prof Dr Gatot Suradji, Dr Moch Soedarmadi, Drs Marsetiawan dan Bapak Dradjat. Pertemuan yang dilangsungkan secara santai ini mendengarkan Laporan Sekretaris Jendral yang dilengkapi dengan Wakil Sekjen tentang Rencana Ulang Tahun PWRI, Persiapan Munas PWRI dan rencana penyusunan konsep untuk bahan-bahan berbagai kegiatan tersebut.
Read MoreKasus stunting yang prosentasenya masih tinggi sesungguhnya dalam kejadian sehari-hari pada sekitar 74 ribu Desa dan 250 juta penduduk dalam kehidupan Desa yang serba kompleks adalah kecil atau sedikit. Kasus itu terjadi sangat privat pada keluarga yang umumnya miskin biarpun pada keluarga kaya atau keluarga menengah bisa juga terjadi. Karena privat dan bisa menjadi eahasia keluarga, bisa jadi kasus itu bersifat rahasia dan tidak dibeber pada publik di desanya. Pada keluarga miskin kaus itu bisa dimulai karena nilai gizi seorang istri sangat rendah sehingga tatkala hamil tidak cukup kuat berbagi dengan anaknya dalam kandungan, apalagi kalau selama hamil tidak ada perbaikan gizi bagi istri yang sedang hamil. Karena yang mengandung keluarga baru, kalau miskin akan menjadi rahasia keluarga apa saja yang dimakannya setiap hari. Kalau kurang akan menjadi rahasia keluarga dan tidak disiarkan karena “memalukan” pasangan itu sendiri.
Read MoreKamis sore ini Ibu-ibu dan bapak-bapak di Semarang berkumpul di Panti Asuhan Kyai Agung Majapahit yang dipimpin oleh Bapak Kyai Abu. Pertemuan yang dilakukan tersebut secara khusus dihadiri oleh para Pengurus Panti dan hampir semua warga RT di mana Panti itu bertempat. Secara khusus pertemuan itu memanjatkan doa bersama untuk beberapa warga yang telah meninggal dunia dan secara khusus mendoakan almarhum Ibu Astuty Haryono yang genap satu tahun meninggalkan kita pada tanggal 7 Juni yang lalu.
Read MoreBKKBN dewasa ini ditugaskan untuk menagani masalah stunting yang akhir-akhir ini merajalela di berbagai tempat. Pada tahun 1980 sampai akhir tahun 1990-an BKKBN membantu Departemen Kesehatan dalam pelaksanaan operasional Program Usaha Peningkatan Gizi Keluarga (UPGK) pada semua desa di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan operasional yang maha dahsyat itu BKKBN dengan seluruh PLKB dan relawan KB di seluruh Indonesia bersama jajaran bidan mengajak semua anak muda yang akan menikah, Ibu Hamil dan anak balita berkunjung ke Posyandu mendapat pencerahan tentang kesehatan reproduksi, persiapan seorang gadis yang akan menikah, pemeriksaan secara rutin ibu hamil, utamanya penimbangan ibu hamil dan nasehat selama kehamilan serta penimbangan balita, sehingga kalau perlu penambahan makanan bergizi untuk ibu hamil dan anak balita kurang gizi.
Read MoreDalam suasana peringatan 100 tahun almarhum Bapak HM Soeharto rasa rindu pada beliau mengingat pesan bahwa setiap langkah perjuangan pembangunan pasti ada pelopor yang perlu diingat. Pada tahun 1975 setelah kelihatan hasil penelitian dan pengembangan Program KB dengan pendekatan masyarakat, melalui Menteri Sekretariat Negara (Sekneg) diperintahkan agar Dr. Haryono Suyono yang ditugasi sebagai Deputi Penelitian dan Pengembangan, di alih tugaskan sebagai Deputi Operasional BKKBN. Mengikuti perintah tersebut, Kepala BKKBN pertama Dr. Suwardjono Surjaningrat segera mengirim usulan kepada Presiden agar Deputi Penelitian dialih tugaskan sebagai Deputi Operasional. Tidak lama Surat Keputusan Presiden diterbitkan. Deputi Operasional segera melaksanakan hasil penelitian yang berhasil tentang program KB melalui pendekatan masyarakat mulai diterapkan untuk program KB. Mulai tahun itu program KB yang semula hanya di Pulau Jawa dan Bali, dengan persetujuan Presiden, wilayah program ditambah dengan 11 provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali, termasuk Provinsi Sumatra Utara.
Read MoreHari ini suatu Tim yang sangat lengkap terdiri dari seorang Sutradara terkenal Mohammad Rivai Riza atau dengan nama lain Riri Riza disertai pembawa acara yang tidak asing lagi, Nicholas Saputra mengadakan wawancara guna mengenang seorang tokoh yang selama hidupnya pernah menjabat sebagai Dirjen Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Sulianti Saroso MPh. Untuk maksud ini para penyelenggara membuat rekaman vidio dari beberapa teman kerja dekat almarhumah. Kepada Prof. Dr. Haryono Suyono yang pernah dekat dengan beliau terutama tatkala beliau sebagai Dirjen memberikan persetujuan kepada BKKBN untuk mengembangkan Program Operasional UPGK yang semula merupakan Program Departemen Kesehatan menjadi program yang pelaksanaan operasionalnya dilaksanakan bersama BKKBN.
Read MoreSemalam kita bersama anak, cucu dan cicit berdoa dari rumah di Perdatam secara khusuk. Ternyata juga ada dari Kampung Melayu yang acaranya dihadiri oleh keluarga dan sanak keluarga yang sangat melimpah. Jumlahnya sebenarnya sudah melampaui ukuran yang tidak wajar tetapi tidak bisa dicegah sehingga ada yang terpaksa pulang dan melanjutkan doa di rumah masing-masing.
Read MoreKemarin hari Minggu sampai jauh malam hari tidak putus-putusnya kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Ibu Astuty yang tercinta genap satu tahun meninggalkan kita. Masih sangat terasa senyum Nenek yang penuh kebahagiaan saat cucu atau cicitnya datang langsung memeluknya.
Read MoreGenap satu tahun yang lalu, dengan diselimuti duka yang mendalam, penuh kesedihan dan rasa bangga seluruh keluarga mengantar nenek Astuty ke makam Pahlawan Kali Bata untuk beristirahat dan mempersiapkan diri menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa. Biarpun dalam keadaan pandemi Corono, alhamdulillah sejak dari rumah duka di Jalan Perdatam, jenazah almarhumah, disaksikan Pak Haryono, anak-anak, cucu-cicit, keluarga dan sahabat, jenazah almarhumah diserahkan oleh keluarga yang diwakili Om Ir. Sutarto Alimoeso, kepada Wakil Negara yang diwakili Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara untuk di makamkan dengan Upacara Militer pada Makam Pahlawan Kali Bata. Almarhumah berhak di makamkan di Makam terhormat itu karena memperoleh Bintang Tanda Jasa Maha Putera Utama berkat jasa-jasanya dalam Pembangunan Bangsa
Read MoreAcara Pembacaan Doa untuk Almarhumah Ibu Astuty Haryono dimulai di Cinangka. Acara pembacaan doa untuk memperingati kepergian beliau itu sengaja diadakan di tempat-tempat terpisah karena adanya Covid-19. Hari ini diadakan di Cinangka menghindari berkumpul terlalu banyak, sehingga menurut rencana acara lain akan diadakan di beberapa tempat mulai satu hari sebelum Ibu meninggal dunia sampai satu hari setelah ibu meninggal dunia. Acara pertama di Cinangka untuk Keluarga Mertua Bapak Moh. Izhi yang dulu semuanya di Kampung Melayu. Dewasa ini keluarga induk itu menyebar di Bekasi, Depok, Kampung Makassar dan lain-lainnya. Para tamu keluarga ada yang ahli listrik, ahli AC dan pedagang aneka keperluan hidup sehari-hari. Sejak pagi telah mulai berdatangan dengan anak cucunya. Keluarga kami itu biasa mengadakan arisan secara bergilir dan sudah agak lama tidak bertemu karena adanya serangan Virus Covid-19. Setiap tamu yang datang mengenakan Masker dan langsung di cek suhu badannya dengan termometer otomatis yang disediakan dr. Rina khusus untuk melakukan periksa kesehatan guna mencegah segala kemungkinan.
Read More