Kampung KB yang maju mendorong Desa Mandiri yang sejahtera

Pada hari Selasa 22 Oktober kemarin, sementara di Jakarta diadakan persiapan Pemerintahan yang baru, di Madiun Ibu Siti Zubaidah, Kepala BKKBN Kabupaten Madiun, menyelenggarakan pertemuan sekitar 31 Kepala Desa, pejabat teras BKKBN, PLKB dan jajaran desa lainnya  dengan Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono yang didampingi oleh Arief, Yudha, Ria dan kawan-kawan dari Kementerian Desa PDTT guna membahas peranan Kampung KB untuk segera dientaskan agar bersama Kampung di ?Desa yang telah maju lainnya menjadikan Desanya menjadi Desa Mandiri dan Sejahtera. Upaya itu dilakukan melalui pemberdayaan sistematis diarahkan untuk segera maju dan bersama kampung yang maju lainnya membentuk Desa mandiri yang dipenuhi keluarga mandiri yang sejahtera di dalamnya.

Read More
Haryono Suyono Comment
Budidaya Nangka Mini, Inovasi Desa Tiyuh Penumangan Baru Dongkrak Pendapatan Rumah Tangga Saat Harga Jual Karet Anjlog

Perekonomian warga Tiyuh (baca: desa) Penumangan Baru sangat tergantung terhadap harga komoditas karet. Sejak 2013, harga getah karet tidak stabil, bahkan cenderung turun. Pendapatan masyarakat terjun bebas. Lalu, Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru berinovasi memperbaiki perekonomian warganya dengan mengembangkan komoditas pertanian baru, yaitu nangka mini. Berkat dukungan Dana Desa (DD), masyarakat dapat mendapatkan bibit secara gratis sehingga komoditas unggulan desa baru itu berkembang pesat.


Read More
Haryono SuyonoComment
Warung BUMN di Desa Trenggalek segera diresmikan

Dalam kesempatan memberikan doa restu kepada pak Dadang yang mempunyi hajat mantu di Bogor, dikabarkan oleh Ibu Dirjen Herlina Sulistyorini bahwa persiapan pengembangan Warung BUMN mendapat tanggapan yang sangat tinggi dari para pemangku kepentingan di Kabupaten Trenggalek di Jawa Timur. Upaya yang  merupakan gagasan kerja sama antara Kementerian Desa PDTT dengan kalangan Bank dan swasta dalam membangun Warung BUMN di tingkat Desa tersebut adalah dalam rangka melayani warung-warung desa kecil milik rakyat yang tergabung dalam Bumdes guna mencapai kemajuan yang tinggi. Kini di Trenggalek para pemangku kepentingan yang tergabung dalam Bumdes sepakat dan mengadakan persiapan warung BUMN yang antar lain di sponsori oleh Bank BNI dan lainnya sebagai pemasok komoditas untuk warung yang dapat diakses langsung oleh konsumen atau dapat disalurkan kepada warung-warung milik penduduk di desa telah siap beroperasi. Percobaan operasi telah dimulai dari titik-titik Warung BUMN yang telah siap dengan produk-produk yang dapat diakses oleh Warung Desa.

Read More
Haryono SuyonoComment
Laporan Akhir Tim Pakar diserahkan kepada Menteri Desa

Pada hari Jumat tanggal 18 Oktober 2019 Laporan singkat Tim Pakar yang dibentuk Menteri Desa PDTT dan ditugasi membantu Menteri serta jajarannya dalam pengembangan kebijakan, langkah operasional, serta melakukan peninjauan perkembangan di lapangan, sekaligus memberikan saran perbaikan dan membantu mengembangkan suasana yang nyaman dalam pembangunan desa, telah diserahkan secara resmi oleh Ketua Tim Pakar Haryono Suyono, dan diterima Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo didampingi oleh Sekretaris Jendral Anwar Sanusi, para Dirjen, Staf Ahli dan jajaran senior Kementerian Desa PDTT.

Read More
Haryono SuyonoComment
Pertemuan tingkat tinggi Nairobi tingkatkan Program Kependudukan Dunia

Dalam rangka memperingati Ulang Tahun yang ke 25 Konperensi Kependudukan Dunia tahun 1994 di Kairo, Mesir, menurut Douglas Waudo dari UNFPA Kenya, pada tanggal 12 sampai 14 Nopember 2019 akan diadakan Konperensi Tingkat Tinggi di Nairobi, Kenya. Pertemuan yang sekaligus merupakan peringatan Konperensi tingkat Tinggi Kependudukan di Kairo itu menjadi momentum yang sangat menarik. Pada Konperensi Kairo Indonesia adalah salah satu Bintang Konperensi Dunia tersebut karena keberhasilan mengembangkan Program KB yang mendapatkan Penghargaan PBB berupa UN Population Awards pada tahun 1979. Keberhasilan dalam KB itu antara lain karena berhasil menurunkan tingkat kelahiran dari 5,6 anak pada tahun 1970 menjadi rata-rata sekitar 2,4 anak yang mengejutkan dunia, bukan saja karena hasil yang luar biasa, tetapi sekaligus karena Indonesia mengubah pendekatan klinik yang biasa di lakukan di dunia menjadi pendekatan kemasyarakatan dengan komitmen yang sangat tinggi dari Presiden RI dan para pemimpinnya serta keterlibatan masyarakat luas sebagai pelaksana yang bekerja penuh semangat, gotong royong dan kasih sayang.

Read More
Haryono SuyonoComment
Program Pembangunan Desa maju pesat dengan dukungan tinggi

Hari ini Jumat tanggal 18 Oktober, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, didampingi Sekjen, Anwar Sanusi, para Dirjen, Staf Ahli, Ketua Tim Pakar Haryono Suyono didampingi anggota Tim Pakar Jimmy Ghani, Sari Tyas, Renald Ghazali, Ilya Avianti dan Masril Kotto, Pejabat Eselon II dan para pemangku jabatan lain secara lengkap,hadir juga Tim Asistensi Tim Pakar yang dipimpin oleh Abdullah Kamil, berkumpul untuk mendengar laporan Tim Pakar dan rekomendasi yang sekaligus merupakan kesempatan bagi Menteri Desa PDTT secara resmi berpamitan karena dalam waktu singkat jabatan Presiden RI berakhir dan akan digantikan oleh Presiden baru yang ada kemungkinan menunjuk pejabat Menteri Desa PDTT yang baru.


Read More
Haryono SuyonoComment
Manajemen: “The Science of Happiness”

Kalau saya menelusuri pada sifat (nature) ilmu pengetahuan manajemen yang menekankan pada efisiensi  dan efiktifitas, dan kemudian berujung pada upaya peningkatan produktifitas, maka pendekatannya sangat  mengandalkan rasionalitas. Manusia sebagai  subjek  dalam manajemen perlu dimotivasi untuk mencapai upaya tertinggi atau maksimum dan berkontribusi pada proses yang menghasilkan output dan outcome yang diharapkan. Keberhasilan sangat bersifat kuantitatif, dengan menampilkan deretan angka-angka.

Read More
Aam BastamanComment
Trenggalek Bikin Warung BUMN

Dalam acara Dialog Semanggi Di Surabaya  hadir Wakil Gubernur Jatim Bapak Emil Dardak didampingi Ibu Arumi yang sekaligus adalah Ketua Tim Penggerak PKK Jatim. Dalam acara itu Pak Emil dengan cemerlang menjelaskan kebijakan Gubernur Jatim dalam pembangunan di seluruh Kabupaten Jawa Timur. Pak Emil, mantan Bupati Trenggalek itu masih sangat ingat Kabupaten yang baru ditinggalkannya setelah terpilih menjadi Wakil Gubernur mendampingi Ibu Khofifah Indar Parawansa yang terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur untuk masa lima tahun ke depan. Acara Semanggi yang antara lain disponsori oleh BKKBN Provinsi Jatim itu membahas bagaimana Provinsi yang dewasa ini keadaan fertilitasnya mencapai angka 2,1 anak atau dalam bahasa Demografi disebut sebagai provinsi yang tumbuh seimbang di mantapkan agar benar-benar menjadi provinsi yang kaya dengan sumber daya manusia yang kaya dengan penduduk usia subur yang kualitasnya tinggi. Penduduk yang dewasa, menikah pada usia yang tepat, pendidikannya tinggi dan terampil serta siap bekerja keras untuk keluarga dan membangun desa dan bangsanya.

Read More
Haryono SuyonoComment
Pak Eko Putro Sandjojo meluncurkan Buku Rural Ekonomics III

Menteri Desa PDTT, Eko Putra Sandjojo, dihadapan Sekjen Anwar Sanusi, Para Dirjen dan Eselon I, II lainnya, Tim Pakar Haryono Suyono, Ibu Tyas dan Jimmy Gani, Dubes India, Perwakilan Bank Dunia, Wakil Dubes Korea Selatan, anggota DPR yang baru dilantik serta ratusan pegawai Kantor Menteri Desa PDTT lainnya telah meluncurkan buku Rural Ekonomics jilid III diantar dengan Pidato pendahuluan oleh Sekjen Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Anwar Sanusi yang menyatakan bahwa pada jilid yang ke tiga ini Menteri Eko tidak lagi seperti terdahulu berbincang tentang gagasan dan rancangan, tetapi lebih banyak bicara tentang hasil pelaksanaan program pembangunan di desa-desa selama tiga tahun pertama.

Read More
Haryono SuyonoComment
Membangun Industri dan Ekonomi keluarga membangun Desa

Pada waktu Bapak Dr. Hasto Wardoyo SPOG mulai menjabat Bupati Kulon Progo, sebagai dokter ahli kandungan, kami mengajak beliau membangun Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) mempersatukan keluarga di Kulon Progo yang sudah rajin ber-KB untuk membangun keluarganya dengan menurunkan angka kematian ibu hamil dan anak, utamanya anak-anak balita. Pada kunjungan-kunjungan berikutnya sebagai Ketua Yayasan Damandiri, kami ajak pak Bupati dan aparatnya mengembangkan ketrampilan penduduk muda dengan memberi prioritas agar anak perempuan muda bersekolah atau mengikuti berbagai pelatihan ketrampilan membangun pertanian modern, industri dan kegiatan perdagangan di desanya. Bupati tidak saja menyambut ajakan tersebut tetapi lari maraton mengerjakan sesuatu jauh lebih cekatan, lebih lengkap dan lebih cepat dari ajakan itu. Bupati mengajak semua kekuatan pembangunan termasuk TNI ABRI bekerja sama dan bersama-sama menggali potensi Kulon Progo dan dengan kekuatan seluruh jajaran melalui petunjuknya Kulon Progo disulap menjadi pusat pertanian dan industri yang didukung pemasaran produk dengan menggali motivasi rakyatnya menjadi pembeli yang fanatik, karena produk yang dijual diolah dan dipasarkan berasal dari Kulon Progo yang digali dengan cinta kasih dan rasa solidaritas membela desa, kecamatan dan kabupatennya. Rakyat Kulon Progo diajak berjuang dan menjadi keluarga bahagia dan sejahtera dengan bertekad menghidupkan ekonomi desa dan kabupatennya dengan moto “Bela Kulon Progo, cinta Kulon Progo dan beli Kulon Progo”.

Read More
Haryono SuyonoComment
Manajemen: ‘Blue Economy’

Pada waktu Bapak Dr. Hasto Wardoyo SPOG mulai menjabat Bupati Kulon Progo, sebagai dokter ahli kandungan, kami mengajak beliau membangun Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) mempersatukan keluarga di Kulon Progo yang sudah rajin ber-KB untuk membangun keluarganya dengan menurunkan angka kematian ibu hamil dan anak, utamanya anak-anak balita. Pada kunjungan-kunjungan berikutnya sebagai Ketua Yayasan Damandiri, kami ajak pak Bupati dan aparatnya mengembangkan ketrampilan penduduk muda dengan memberi prioritas agar anak perempuan muda bersekolah atau mengikuti berbagai pelatihan ketrampilan membangun pertanian modern, industri dan kegiatan perdagangan di desanya. Bupati tidak saja menyambut ajakan tersebut tetapi lari maraton mengerjakan sesuatu jauh lebih cekatan, lebih lengkap dan lebih cepat dari ajakan itu. Bupati mengajak semua kekuatan pembangunan termasuk TNI ABRI bekerja sama dan bersama-sama menggali potensi Kulon Progo dan dengan kekuatan seluruh jajaran melalui petunjuknya Kulon Progo disulap menjadi pusat pertanian dan industri yang didukung pemasaran produk dengan menggali motivasi rakyatnya menjadi pembeli yang fanatik, karena produk yang dijual diolah dan dipasarkan berasal dari Kulon Progo yang digali dengan cinta kasih dan rasa solidaritas membela desa, kecamatan dan kabupatennya. Rakyat Kulon Progo diajak berjuang dan menjadi keluarga bahagia dan sejahtera dengan bertekad menghidupkan ekonomi desa dan kabupatennya dengan moto “Bela Kulon Progo, cinta Kulon Progo dan beli Kulon Progo”.

Read More
Aam BastamanComment
Membangun Perdamaian Dunia melalui Dakwah

Selama bertahun-tahun Almarhum Sri Chinmoy mula-mula seorang pelari marathon India yang mendapatkan reputasi unggul di negaranya telah “menjelma” menjadi “pemimpin ulama perdamaian” melalui kegemarannya berlari marathon menjadi penganjur dan akhirnya membuat dirinya menjadi seorang sosok yang mengembangkan “dakwah persatuan dan perdamaian” melalui berbagai kegiatan yang mula-mula bagi anak-anak muda. Kegiatan itu kemudian diperluas kepada khlayak ramai, dan akhirnya kepada para Diplomat dalam lingkungan PBB di New York. Dari kegiatan dakwah persatuan dan perdamaian di New York itu beliau secara tidak langsung akhirnya memiliki “kelompok setia” para Diplomat dari berbagai Negara yang mengikuti kegiatan doa bersama antar agama yang selalu diakhiri dengan kegiatan lari marathon atau kegiatan seni dan budaya lainnya. Kepada para Diplomat dan tokoh-gokoh penting yang setia itu diajak beliau menggelorakan didup rukun dan damai disertai dengan kegiatan olah raga, khususnya lari marathon yang menjadi hoby utamanya, berbagai kegiatan sosial serta perhatian yang tinggi terhadap seni, budaya, masalah dan penyelesaian musibah dunia.

Read More
Haryono SuyonoComment
Perhatian yang tinggi terhadap masalah sosial

Sejak pak Habibie wafat sampai hari ini di kediaman beliau Patra Kuningan setiap malam dipadati tamu yang bersama-sama berdoa mengantar beliau menghadap Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Stelah berdoa biasanya diakhiri dengan pernyataan kenang-kenangan terhadap langkah-langkah atau keputusan positif yang beliau ambil selama beliau menjabat sebagai Presiden RI yang relatif sangat singkat. Salah satu yang sangat mengesankan adalah perhatian beliau yang sangat tinggi terhadap masalah sosial dan kecepatan beliau mengambil keputusan terhadap musibah sosial kemanusiaan yang terjadi di tanah air.

Read More
Haryono SuyonoComment
Manajemen: ‘Learning’

Perubahan besar dalam bagaimana manusia berperilaku dan berkehidupan yang menyebabkan perubahan besar dalam gaya hidup kini telah datang. Kemajuan teknologi termasuk didalamnya kemajuan teknologi informasi yang dahsyat, mejadikan masa depan telah datang, jauh lebih cepat dari yang kita perkirakan.

Read More
Aam BastamanComment
Menjadi Presiden RI selama tigapuluh menit

Dalam mengenang Almarhum Presiden RI BJ Habibie, teringat suatu peristiwa pada tanggal 9 September 1999 yang adalah Hari Olah Raga Nasional ke 26. Peringatan hari yang sanat penting itu akan diperingati di Stadion Olah Raga di Solo yang merupakan monumen bersejarah. Dirancang Presiden RI Habibie akan hadir dan memberikan Sambutan pada gelar monumental peserta upacara yang disiapkan oleh Gubernur Jateng, Mardianto, Panglima Diponegoro Bibit Waluyo, dan Panitia Gabungan tingkat pusat dan tingkat daerah.

Read More
Haryono SuyonoComment
Mewakili Presiden RI dalam Pertemuan Tingkat Tinggi D8

Dalam kesempatan mengenang Presiden RI, almarhum BJ Habibie, teringat salah satu penugasan yang diberikan beliau dengan penuh kepercayaan dan membanggakan adalah Tugas internasional mewakili Presiden RI pada Konperensi Kepala Negara dari D8 atau Konperensi tingkat Tinggi dari Delapan Negara di Asia di Dakka, Bangladesh. Pada tugas itu Menko Kesra RI ditunjuk resmi mewakili Presiden RI didampingi Menteri Luar Negeri Ali Alatas, SH (almarhum) dan Penasehat Senior mantan Menko Ekuin RI Prof. Dr. Widjojo Nitisastro (almarhum),  lengkap dengan anggota Delegasi yang mewakili Deparlu dan beberapa Departemen penting lainnya.

Read More
Haryono SuyonoComment