Malahayu Kini Jadi Desa Wisata di Brebes

Pada hari Minggu yang istimewa ini, tanggal 02 bulan 02 tahun 2020, kita perlu merenungkan dan melihat banyak hal yang indah, salah satunya adalah bahwa di Kabupaten yang sangat miskin di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Brebes, menurut Laporan Gedhe Nusantara yang tertangkap Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT, Haryono Suyono, sejak jaman Belanda masyarakat kenal Desa Malahayu memiliki sebuah waduk.

Read More
Haryono Suyono Comment
Desa Tanta Digadang Jadi Desa Wisata Buah Langsat

Pada hari Minggu yang sejuk ini ada baiknya kita bayangkan masyarakat Desa Tanta yang biasa menggelar panen raya buah langsat bertajuk ‘Banaik Langsat’. Banaik Langsat artinya panen langsat dengan menaiki pohonnya. Berkat inovasi itu, menarik banyak peminat sehingga menimbulkan  gagasan pengembangan Desa Tanta digadang menjadi desa wisata buah langsat yang menarik karena biasanya pada hari-hari besar kita suka melihat pertunjukkan rame-rame anak dan orang tua memanjat memperebutkan hadiah di puncak panjatan.

Read More
Haryono SuyonoComment
Obrolan Santai Bersama Dr. Purwanto dari Puskesmas di Banyuwangi

Dalam keadaan hujan rintik-rintik di Jakarta rasanya malas keluar rumah, kami pergunakan untuk ngobrol di era 4.0 ini melalui WA dengan seorang dokter senior yang bekerja di suatu Puskesmas di Banyuwangi, dr. Purwanto. Karena bekerja di Puskesmas, menurut dugaan saya dr. Purwanto dianggap tokoh yang banyak dijadikan teladan dan pusat rujukan bukan masalah penyakit tetapi juga masalah lain pusat perhatian masyarakat. Agar tidak membosankan, kami sajikan cerita pengalamannya sebagai tokoh di luar bidang kesehatan, siapa tahu seperti dr. Hasto Wardoyo yang dokter Puskesmas, bisa jadi dokter ahli kandungan, kemudian terpilih menjadi Bupati Kulon Progo untuk dua kali masa jabatan dan sebelum habis masa jabatannya, kini dipercaya sebagai Kepala BKKBN, suatu kedudukan langsung dibawah Presiden, seperti halnya seorang Menteri.

Read More
Haryono SuyonoComment
Manajemen: Turbulensi Dunia Bisnis

Perkembangan teknologi iinformasi yang pesat mengantarkan para pebisnis baru pada dunia digital yang berbasis bit, dengan model bisnis baru, yang seringkali menjadi ancaman dan mengganggu  perusahaan- perusahaan mapan bermodel bisnis lama.  Dunia digital  menawarkan kecepatan proses, efisiensi  dan berbiaya lebih murah, karena bisa memangkas beragam perantara yang sering menjadikan biaya membengkak, sehingga memberatkan konsumen.

Read More
Aam BastamanComment
Pak Teguh Diharapkan Tingkatkan Program KKB Jatim Makin Teguh

Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) di Provinsi Jatim yang hari ini akan secara resmi ditinggalkan oleh Kepala Perwakilannya, H. Yenrizal Makmur SP, MM, karena memasuki usia pensiun. Penggantinya sudah ditunjuk yaitu Drs. S Teguh Santoso MPd yang baru saja mendapat Surat Keputusan dari Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo SPOG, dan rencananya akan dilantik oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa pada tanggal 7 Februari mendatang. Dibawah kepempinan H. Yenrizal Makmur SP, MM program KKB di Provinsi Jatim berhasil membawa pertumbuhan penduduk provinsi ini memasuki era penduduk tumbuh seimbang, artinya jumlah penduduk yang dilahirkan sama banyaknya dengan jumlah penduduk yang dilahirkan. Pertumbuhan penduduknya secara regional rata-rata rendah bahkan banyak kabupaten yang pertumbuhannya mendekati angka nol persen, tetapi masih belum merata untuk semua kabupaten. Banyak kabupaten yang pertumbuhan penduduknya mendekati angka nol persen tetapi ada juga kabupaten yang sedang dalam proses mendekati angka tersebut sehingga pada kabupaten seperti itu jumlah Kampung KB-nya masih cukup banyak, yaiu suatu Kampung yang jumlah peserta KB-nya belum cukup banyak guna mendukung tingkat kelahiran (TFR) sama dengan 2,1 anak atau suatu keadaan pertumbuhan penduduk tumbuh seimbang  atau angka pertumbuhan penduduknya mendekati angka nol persen.

Read More
Haryono SuyonoComment
Kampus Merdeka Membangun Desa

Seakan seperti diingatkan oleh para sesepuh Bangsa, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Bapak HM Soeharto, masing-masing mantan Gubernur DI Yogyakarta, juga Mantan Wakil Presiden RI dan mantan Presiden RI, yang di awal tahun 1948 bermukim di Yogyakarta. Pada bulan Desember, akhir tahun 1948, Ibu Kota RI di Yogyakarta itu digempur besar-besaran Agresi Belanda yang ingin merebut kembali kemerdekaan Indonesia yang di tahun 1945 diproklamasikan menjadi Negara Kesatuan yang merdeka. Rupanya, karena pengalaman nikmat selama 350 tahun menjajah Indonesaia, pernyataan kemerdekaan itu tidak disukai oleh Pemerintah Belanda. Karena itu pada akhir bulan Desember tahun 1948, Ibu Kota RI yang waktu itu hijrah ke DI Yogyakarta, digempur habis-habisan melalui daraat dan udara Tentara Koloniah Belanda. Pemerintah RI yang syah terpaksa mengungsi ke desa-desa di sekitar Yogyakarta. Ibu Kota pindah ke Sumatra Barat. Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Raja Yogyakarta secara diam-diam membantu aparat pemerintah dan TNI yang ikut mengungsi ke desa-desa dengan dana dan semua perlengkapan logistik secara habis-habisan.

Read More
Haryono SuyonoComment
Usaha Meningkatkan Mutu Perguruan Tinggi Swasta

Hari Rabu pagi ini, Prof. Mudrajad Kuncoro PhD disertai dua orang Wakil Rektor, Prof. Dr. Indra Bastian dan Dr. Kabul Wahyu Utomo didampingi Pembina Universitas Trilogi, Por. Dr. Haryono Suyono, diterima oleh Dirjen Dikti, Prof. Dr Ir Nizam, MSc, PhD di kantornya. Pertemuan yang akrab karena Dirjen ini merupakan kenalan lama bagi Rektor dan Wakil Rektor Trilogi yang  sama-sama Guru Besar Universitas Gadjah Mada. Sedangkan bagi Pembina Yayasan Prof Dr Haryono Suyono beberapa kali bertemu dalam kesempatan Seminar atau Pertemuan Ilmiah di berbagai Perguruan Tinggi. Pertemuan yang diawali candaan nostalgia singkat itu akhirnya membahas upaya yang dilakukan berbagai Perguruan Tinggi swasta dalam peningkatan mutu agar bisa lulus dalam akreditasi tertinggi A. Upaya itu tidak mudah karena menyangkut tenaga Pimpinan Perguruan Tinggi yang mampu mengelola Lembaga Pendidikan Tinggi agar bisa mengasuh para dosen, prasarana dan pelayanan kuliah yang bermutu pada mahasiswanya. Disamping itu perlu adanya tenaga dosen yang kompeten sehingga bisa memberikan kuliah dan mendampingi para mahasiswa menyelesaikan penelitian, penulisan thesis atau karya ilmiah yang bermutu dan bisa digunakan untuk sebesar-besar kesejahteraan rakyat. Termasuk juga dosen harus pula menyegarkan kemampuan untuk meneliti, mengembangkan ilmu dengan ikut berbagai Pertemuan Ilmiah atau menciptakan inovasi yang memberikan dampak pada perkembangan ilmu pengetahuan dan kemudahan hidup sejahtera untuk rakyat banyak. Perguran Tinggi bermutu itu perlu juga menggalang kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional agar wawasan ilmiah yang dikembangkan selalu segar dan relevan dengan kehidupan nyata. Syarat-syarat itu masih ditambah lagi dengan syarat lain yang tidak ringan.

Read More
Haryono SuyonoComment
Kalau Dua Menko Saling Bertemu

Hari Selasa sore kemarin, mendadak Hp Pak Haryooo Suyono yang sedang di charge berdering. Haryono Suyono yang sedang asyik memainkan komputer menulis pokok-pokok pikiran untuk disumbangkan kepada Menko PMK yang sedang ditunggu konfirmasinya yerkejut dan meliriknya. Setelah dilihat dari mana asal dering Hp tersebut, maka ternyata justru dering itu dari Menko PMK, Prof. Dr. Muhajir Effendy MAp yang rupanya menelepon sendiri tanpa melalui ajudan atau sekretaris beliau. Langsung, dering Hp yang jarang di jawab tersebut, diangkat dan benar rupanya diujung sana ternyata suara Pak Menko PMK menjawab dengan salam “Assalamu’alaikum” yang lembut dan sudah di kenal. Singkat kata beliau mengundang untuk datang ke Kantor Menko PMK sekarang juga karena hari Rabu akan ke luar kota mendampingi Bapak Presiden dan hari-hari lain akan sibuk sehingga menurut beliau kita berdua bisa berjumpa sekarang juga.

Read More
Haryono SuyonoComment
Wakil Presiden Apresiasi Gerakan Baru Program KKB

Hari Rabu pagi ini, Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, SPOG didampingi jajaran Deputi secara emglap diterima oleh Wakil Presiden RI Kyai Dr. Moh. Amin di Kantor Wapres di Jakarta. Begitu Kepala BKKBN duduk nyaman, Wakil Presiden RI 0upanya teringat masa muda tatkala bersama dan membantu Gus Dur sebagai Ketua Umum NU, mendukung jajaran BKKBN di masa itu, yaitu bersama-sama mengunjungi pesantren dan mengadakan berbagai kegiatan Kampanye KB dan pembangunan dengan judul “Bintang Sembilan” kepada para santri dan pasangan usia  subur di sekitar pesantren. Kegiatan Kampanye Bintang Sembilan oleh para ulama pada waktu itu sangat marak, biasanya dihadiri ribuan peserta karena dibantu oleh ibu-ibu kelompok wanita NU dan masyarakat desa secara ikhlas dengan mengajak seluruh anggotanya untuk ikut hadir pada acara yang langsung di hadiri tokoh-tokoh seperti Gus Dur atau Kiyai Moh Amin, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Presiden RI.

Read More
Haryono SuyonoComment
Menyusur Sungai Mahakam Lihat Posyandu Dan PAUD di Desa Terpencil

Pagi ini, sewaktu bertemu dengan Hari Setyowanto dan Yeni Heryani dari Radio DFm dalam rangka persiapan Peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke 75, diingatkan bahwa nun di tahun 2002, atas perintah Ketua Yayasan/Pendiri Damandiri Bapak HM Soeharto (Alm), yang baru beberapa tahun lengser dari Jabatan Presiden RI selama lebih dari 30 tahun, Wakil Ketua I/yang juga Pendiri Yayasan Prof. Dr. Haryono Suyono, juga sudah pensiun sebagai Menko Kesra/Taskin, beliau diperintahkan memenuhi undangan PT Total Oil Indonesie, perusahaan Minyak dari Perancis yang beroperasi di Kalimantan dan mungkin juga di daerah lain, untuk berkunjung ke daerah terpencil di kedalaman Kalimantan. Perusahaan Total Oil Indonesie memiliki eksplorasi di daerah tersebut yang konon disertai dengan perhatian yang tinggi terhadap masyarakat luas di daerah terpencil itu, sehingga kegiatan kemasyrakatan seperti yang ingin dikembangkan oleh Yayasan Damandiri, yaitu pemberdayaan sumber daya manusia, pembangunan desa, termasuk desa terpencil dan pengentasan kemiskinan, juga selalu menjadi perhatian perusahaan minyak asing tersebut. Kepada Haryono Suyono dijelaskan bahwa perjalanan ke pedalaman tersebut boleh didampingi salah satu staf yang seluruhnya akan diatur perjalanannya ke daerah terpencil, di tengah hutan Kalimantan, oleh Perusahaan minyak Perancis tersebut, dengan fasilitas lapangan yang tersedia di kawasan tambang di hutan tersebut.

Read More
Haryono SuyonoComment
Usaha Siapkan Satu Bidan Untuk Setiap Posyandu

Hari Selasa pagi ini, Ibu Dr. Sri Danti Anwar, Ketua Stikes Mitra RIA Husada didampingi Prof. Dr. Haryono Suyono, selaku Pembina Perguruan Tinggi yang sama bersama Ibu Dr. Sri Hartati Pandi dan seluruh jajaran Pimpinan Sekolah Tinggi yang mengelar kuliahnya di kawasan Cibuvur Jakarta telah diterima dan mengadakan pembicaraan yang intensif tetang kegiatan Perguruan Tinggi itu sebagai penyedia tenaga bidan professional yang bermutu bersama Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, SPOG yang didampingi oleh Dr. Dwi Listyawardani, MSc dan jajaran staf lainnya di kantor BKKBN Pusata di Jakarta. Kegiatan penyediaaan tenaga bidan oleh perguruan tinggi itu bermula karena Ibu Tien telah diminta oleh Almarhum Presiden HM Soeharto berhubung menurut pelaporan Kepala BKKBN pada waktu itu untuk 60.000 desa di Indonesia hanya dimiliki tidak lebih dari 8.000 bidan. Padahal sebagian besar bidan tersebut bekerja di Rumah Sakit dan hampir tidak ada yang bekerja di desa.

Read More
Haryono SuyonoComment
Yuli Salah Satu Srikandi Posdaya Kembangkan Koperasi

Sapto Yuli Isminarti yang biasa dipanggil Ibu Yuli, diantar suami dan rombongannya, salah saorang aktifis penyandang Cacat yang gigih, dan baru-baru ini ikut dalam acaara sosialisasi penggunaan Kompor Rakyat di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, serta sempat bertemu berapa Srikandi Posdaya dari berbagai daerah seluruh Indonesia, merasa terpanggil mengembangkan berbagai kegiatan baru, termasuk membentuk Koperasi dalam lingkungan Posdaya yang rencananya akan bergerak dalam bidang produksi dan perdagangan. Koperasi itu dinamakannya Koperasi Beting  Bahagia Mandiri setelah memperhatikan kegiatan Kompor Rakyat yang merupakan usaha mandiri dengan tenaga sampah yang diubah menjadi bahan bakar terbarukan yang membuat masyarakat desa mandiri seperti jaman dulu masak di pawon dengan bahan bakar yang diambil dari sekitar rumahnya.

Read More
Haryono SuyonoComment
Virus Korona Baru

Sejak beberapa hari yang lalu hampir seluruh media dunia, termasuk stasiun televisi dan tentu saja jagad media sosial ramai menyiarkan serangan virus baru Korona di kota Wulan, sebuah kota berpenduduk 11 juta jiwa di Cina. Virus yang masih dianggap misterius, dan sampai saat ini belum ada obatnya. Konon, serangan virus ini jauh melebihi serangan virus SARS, yang menyerang Cina dan Hong Kong di era tahun 2002 dan 2003, yang telah menewaskan 349 orang di daratan Cina dan 299 orang di Hong Kong. Jika virus korona baru ini yang disebut novel coronavirus (virus 2019-nCoV) jauh lebih dahsyat dari SARS maka serangan virus ini sangat serius.

Read More
Aam BastamanComment
Pendowo Limo Membawa Berkah : Isu Kenaikan Harga Gas Memicu Perhatian Pada Kompor Rakyat

Suatu isu negatif rupanya tidak selalu merugikan. Salah satu isu negatif yang merugian rakyat banyak adalah kabar tentang dibabutnya subsidi untuk gas bagi keperluan masak memasak rumbah tangga biasa. Isu ini pasti akan menyebabkan kenaikan harga gas untuk kompor karena subsidi itu adalah karting dari harga gas yang dibeli rakyat. Sebenarnya bukan harga gasnya naik tetapi karena sebagian dari harga itu dibayar oleh pemerintah, sekarang harus dibayar penuh.Sehingga menjadi suatu “kenalangan” bagi rakyat yang biasanya hanya membayar sebagian dari harga resminya.

Read More
Haryono SuyonoComment
Nama Barat pada Masyarakat Tionghoa

Libur Imlek, sabtu kemarin seorang teman returnee AFS mengirim video lagu Ni Wen Wo Ai ( bulan mewakili hatiku) lewat WAG, dibawakan dengan lembut oleh Teresa Tan.  Lagu manis, meskipun tidak mengerti Bahasa Cina, dari terjemahan lagu itu terasa ada filosofi yang dalam, mengenai cinta.

Read More
Aam BastamanComment
STIKes Mitra RIA Husada Galang Kerjasama Dengan Universitas Trilogi

Sekolah Tinggi Kesehatan Mitra RIA Husada (STIKES) terkenal sebagai produsen tenaga  bidan berkualitas dan lulusan Sekolah Kesehatan Masyarakat yang bermutu, minggu lalu dipimpin oleh Ketuanya Dr. Sri Danti Anwar, mengadakan pertemuan kerja sama dengan Universitas Trilogi yang terkenal sebagai Perguruan Tinggi yang sedang menanjak dan di masa lalu sangat terkenal menghasilkan lulusan  di bidang Ekonomi dan Akuntansi, program pendidikan Guru PAUD dan Guru sekolah dasar serta Design Grafis dan berbagai program studi lainnya..

Read More
Haryono SuyonoComment
Aktifis Posdaya Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Setelah banyak Sarjana S2 yang menjadi Dosen di berbagai Perguruan Tinggi, dan selama beberapa tahun menjabat dan bekerja membantu mahasiswa melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengembangkan upaya pemberdayaan, pembentukan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) atau kegiatan lainnya, banyak yang melanjutkan kuliah dengan tekun. Sebagai hasil jerih payahnya itu banyak yang meningkat kariernya mendapat gelar Doktor atau S3. Banyak pula yang pada waktu menjabat dalam LPPM telah mendapatkan S3-nya naik lagi mendapat promosi Akademik sebagai Guru Besar atau Professor. Suatu penghargaan Akademik yang tertinggi dalam kalangan Perguruan Tinggi,

Read More
Haryono SuyonoComment
Cinta Lingkungan Ubah Sampah jadi Berkah

Sejak diadakan pertemuan dengan para Penggerak Posdaya dari berbagai daerah di Yogyakarta yang secara spontan diberi nama oleh Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT, Prof. Dr. Haryono Suyono sebagai Gerakan Cinta Lingkungan, Ubah Sampah menjadi Berkah, yang diprakarsai oleh Tim Ampera pimpinan Adi Wibowo dari Gajah Mada bersama anggota Tim Albertus Sunarso, Suseno dan Bambang Prayogo, bulan lalu, sambutan masyarakat sungguh sangat membesarkan hati. Salah satu sebabnya adalah adanya isu kenaikan harga tabung gas dan supply gas dengan subsidi yang akan dihapuskan.

Read More
Haryono SuyonoComment