Dewasa ini banyak muncul situs sosial yang membawakan berita positif yang mengantar pembacanya ikut berpartisipasi secara sukarela, dinamis dan positif dalam pembangunan bangsa dan negaranya. Salah satu situs pembangunan desa dan pemberdayaan keluarga yang makin terkenal adalah gemari.id yang sedang Anda baca. Dalam masyarakat kita banyak anggota masyarakat yang ingin menyumbang tulisan dan atau pengalaman hidupnya untuk ditiru dan dikembangkan oleh keluarga lain. Persoalan yang timbul adalah bagaimana dengan tekad luhur berbagi dengan keluarga lain yang mencari-cari informasi tentang cara hidup yang lebih nikmat dan bisa mengantar keluarganya menjadi keluarga yang bahagia dan sejahtera.
Read MorePada waktu ini sedang marak pengembangan Bumdes di tingkat Desa sehingga ada saja yang mengangkat gagasan-gagasan brilian untuk dikembangkan menjadi Bisnis bagi kegiatan Bumdes yang dibentuk di desanya. Menurut Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono, salah satu gagasan yang menarik dan bisa menjadi Bisnis menguntungkan karena desa-desa yang bertambah maju adalah bisnis penyewaan peralatan pesta, baik untuk pengantin atau pesta ulang tahun atau bahkan untuk pertemuan biasa. Di daerah perkotaan usaha menyewakan tempat pesta atau usaha menyewakan alat pesta untuk kegiatan pesta di suatu Gedung Pertemuan yang besar tidak saja hanya satu usaha tetapi berkembang pesat dan telah diselenggarakan oleh banyak perusahaan. Yang disewakan mulai dari gedung pertemuan, kursi, meja, hiasan kamar pengantin, tempat duduk pelaminan, pakaian pengantin serta seragam bagi para pengiring pengantin.
Read MoreWartawan Pelita Mas Dwijo, sahabat Gemari, menulus dalam Pelitanya bahwa setelah pengembangan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) sesungguhnya mengejawantahkan konsep Millenium Development Goals (MDGs). Target Pembangunan Millenium yang sudah selesai tahun 2015. Negara-negara di dunia membuat kesepakatan baru melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi pembangunan berkelanjutan. Sustainable Development Goals (SDGs).
Read MoreTidak dinyana Dr. Aam Bastaman, Dosen Senior Universitas Trilogi, setelah istirahat dari Tektor dan sekarang mengajar pada Perguruan Tinggi yang sama serta dipercaya menjadi penulis tetap dari Media Sosial gemari.id yang dikeluarkan oleh Yayasan Anugerah Kencana Buana, hari ini telah berhasil menerbitkan satu buku baru dengan judul “Traveler Tic Talk” yang menjadi judul favorit tulisannya secara teratur pada Majalah Sosial itu. Buku yang diterbitkannya itu langsung menjadi rebutan dari para penggemarnya karena di umumkan pada majalah social gemari.id. Para pembaca yang biasanya membacanya melalui gemari.id dan ingin berbagi kepada teman-temannya yang mendengar ceritanya harus sabar dengan memesan buku itu langsung kepada penulisnya atau melalui “Kantor Yayasan Anugerah Kencana Buana” dengan mengganti ongkos cetak sekitar Rp.50.000,- dikirim langsung kepada Yayasan Anugerah Kencana Buana Jl. Perdatam 4, Jakarta.
Read MoreSelama satu jam Acara Dialog Plengkung Gading yang disutradarai oleh Sari Nainggolan pada TVRI Yogyakarta pada hari Rabu, 25 September 2019, berupa Diskusi Pembangunan Desa dan masyarakat Desa yang menampilkan tiga “Srikandi Bumdes” Ivu-ibu Pengurus Bumdes dari tiga desa, mewakili puluhan desa di Kabupaten Kulon Progo, ternyata mampu menarik tidak kurang dari 1811 penonton yang mengirim jawaban benar pada pertanyaan Quis yang diajukan. Ketiga “Drikandi Bumdes” itu adalah Ibu Tristi Sintawati, Direktur Bumdes Jatirejo Lendah, Ibu Samiyati, SE, direktur bBmdes Ngentakrejo, Lendah, Ibu Sri Hardani SE, Direktur Bumdes Pagerharjo, didampingi oleh Wakil BKKBN Provinsi DIY, Ibu Rohdiana sumiarti ssos msc , Kepala Dinas Pemberdayaan Kabupaten Kulon Progo, sudarmanto, Wakil Rektor Universitas Murcu Buana, Dr Ir Bayu Kanetro MP dan Ketua LPPM Universitas Mercu Buana, Dr. Awan Santoso, SE, MSc serta puluhan mahasiswa Perguruan Tinggi Mercu Buana yang baru saja melaksanakan kegiatan KKN di Kulon Progo dan daerah lain.
Read MoreUIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta yang dipimpin oleh Rektor yang dinamis Prof. Dr. Yudian Wahyudi baru saja menerima kembali 3.000 mahasiswa yang kembali dari desa-desa di sekitar DI Yogyakarta dan daerah lain di seluruh Indonesia. Mereka bersama para dosen pembimbingnya baru saja menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di banyak desa membantu membangun desa dan masyarakat desanya. Dalam pertemuan evaluasi pagi tadi bersama para dosen pembimbing yang dipimpin langsung oleh Rektornya dibarengkan dengan acara Konperensi KKN yang konsentrasinya membangun desa itu diungkapkan pengalaman yang sangat menarik termasuk kemampuan tidak kurang dari 3.000 mahasiswa peserta KKN Semester enam menciptakan berbagai jenis produk di desa yang ditinggalkan untuk dilanjutkan oleh masyarakat desa yang telah di latih. Para mahasiswa juga memperkenalkan penggunaan IT modern untuk membangun kehidupan modern di tingkat desa.
Read MoreKemarin, hari Senin tanggal 23 September 2019, saksi sejarah yang menyaksikan salah satu putera bangsa Indonesia di Amerika Serikat mendapat penghargaan dari lembaga dunia, Universitas John Hopkins di Amerika Serikat, mantan Dubes RI di Amerika Prof. Dr. Arifin Siregar, dipanggil oleh Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. Dubes Arifin Siregar, sebelumnya adalah Gubernur Bank Indonesia, yang pada tahun 1989 ditugaskan Presiden RI waktu itu, Almarhum Bapak HM Soeharto, menyaksikan salah satu putera bangsa Indonesia, Dr. Haryono Suyono, MA, PhD. menerima penghargaan yang luar biasa dari Universitas John Hopkins dengan penamaan sebuah Ruangan Rapat, Ruangan Kuliah yang cukup megah, di salah satu Universitas ternama di Amerika itu dengan diberikan nama sebagai Haryono Suyono Room. Ruangan itu letaknya berdekatan dengan ruangan lain dengan nama seperti Rockefeller Room yang disumbangkan oleh orang kaya ternama di Amerika dan beberapa ruangan lain yang umumnya diberi nama dengan nama orang terkemuka atau sangat kaya di Amerika.
Read MoreSaya membaca tulisan Life is not Flat tertera dalam sebuah T Shirt yang dikenakan oleh seorang anak muda di Commuter Line arah Tangerang. Hidup tidak membentang datar, tapi juga tidak linear. Benar juga, selalu ada dinamika yang membuat hidup seperti naik turun, layaknya gelombang.
Read MoreSeperti desa-desa lain dari seluruh Indonesia yang jumlahnya hampir mencapai sekitar 75.000 desa, Desa Sukamaju yang terdiri dari beberapa dusun antara lain : Dusun Sukamaju, Dusun Sukamaju Hilir, Dusun Cibulakan, Dusun Cikujang Hilir dan Dusun Cikujang Tonggoh. Desa Sukamaju merupakan salah satu daerah di kaki Gunung Sawal Kabupaten Ciamis. Dusun Cikujang Hilir merupakan pilihan jalur pendakian untuk menuju puncak Gunung Sawal. Desa Sukamaju merupakan nama pengganti dari Cibaruyan. Cibaruyan diambil dari nama sungai yang melewati Desa ini, yang mempunyai hulu di Gunung Sawal.
Read MoreBiarpun sejak Indonesia merdeka pembangunan, termasuk pembangunan sekolah di desa digalakkan, ternyata kebutuhan masyarakat desa terus berkembang tetapi selalu kalah dengan kebutuhan yang makin maju. Salah satu kekurangan pembangunan yang belum terpenuhi itu selain dalam hal Pendidikan juga dalam hal pemenuhan lapangan kerja. Tidak jarang, anak-anak desa harus bersekolah dengan puluhan kilometer jaraknya ataupun kondisi sekolah yang tidak layak untuk dihuni. Padahal, pemerintah pusat maupun daerah sepakat untuk mewajibkan pendidikan minimal 12 tahun.
Read MoreDewasa ini di banyak desa mulai di bangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setelah selama empat tahun pertama Dana Desa yang digulirkan pemerintah di pergunakan untuk membangun infrastruktur seperti jalan, jemba tan dan memenuhi kebutuhan sosial kesehatan masyarakat luas. Pengembangan Bumdes tersebut menjadi salah satu program strategis pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di perdesaan.
Read MoreDewasa ini di banyak desa mulai di bangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setelah selama empat tahun pertama Dana Desa yang digulirkan pemerintah di pergunakan untuk membangun infrastruktur seperti jalan, jemba tan dan memenuhi kebutuhan sosial kesehatan masyarakat luas. Pengembangan Bumdes tersebut menjadi salah satu program strategis pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di perdesaan.
Read MoreMemasuki British Library (Perputakaan Nasional Inggris) melalui pintu gerbang utama, mata saya langsung tertambat pada tulisan besar di dinding gedung perpustakaan tersebut: Writing making your mark – menulis membuat jejak anda. Menunjukkan betapa pentingnya budaya menulis bagi masyarakat Inggris. Dengan menulis maka mewariskan jejak penulisnya. Minat dan perhatian masyarakat Inggris terhadap dunia baca tulis sebagai sumber pengetahuan demikian besar. Pantas peradaban Inggris terutama literasi baca tulis demikian tinggi. Buku-buku terkenal yang mempengaruhi dunia banyak yang lahir dari negeri ini. Di gedung inilah jejak peradaban literatur Inggris tersimpan.
Read MoreDalam acara dialog TVRI Jawa Timur minggu lalu di Surabaya Semanggi, yang disponsori oleh BKKBN Jatim dan Yayasan Damandiri yang mengirim pembawa acara Haryono Suyono, telah dihadirkan Bupati Pamekasan H. Badrun Tamam, Ketua Tim Penggerak PKK Bangkalan, Zainab Zuraidah Abdul Latif, Rektor Universitas Madura Dr Ir Riszgina, MP, Kepala BKKBN Jatim H. Yenrizal Makmur, SP, MM. dan Deputy BKKBN Prof. Dr. Rizal M. Damanik. Acara dialog yang membahas perkembangan program KKB di Jatim yang telah menghasilkan tingkat kelahiran yang seimbang, 2,1 anak untuk seluruh Jatim, sesungguhnya menyisakan tingkat kematian ibu hamil yang relatip masih tinggi, usia menikah relatif muda serta peran generasi muda yang belum optimal karena tingkat pendidikan yang relatif masih rendah. Oleh karena itu, sementara fungsi reproduksi masih belum sempurna, tugas BKKBN dan mitra kerjanya di Jawa Timur tidak lagi semata-mata mengajak pasangan usia subur sekedar ber-KB tetapi lebih pada meningkatkan mutu peserta KB dan mengajak keluarga muda di Jatim lebih menggalakkan pengembangan dan penyempurnaan tujuh fungsi keluarga lainnya, yaitu fungsi pendidikan, ekonomi, keseimbangan kasih sayang pada anak-anak utamanya anak perempuan agar tidak menikah secara dini tetapi menempuh pendidikan setinggi-tingginya, fungsi ekonomi untuk kaum perempuan dan pemeliharaan sumber daya alam dan lingkungan untuk anak cucu.
Read MoreHari Jumat lalu, diantar oleh dr. Rina Mardiana dan dr. Vera, pak Haryono Suyono yang beberapa bulan ini kakinya tidak bisa ditekuk karena kejang, telah mendengar dari kalangan PWRI Sunagi Liat, Babel, bahwa ada seorang ahli tradional Engkoh A Fat yang konon berhasil menolong rakyat banyak, orang tua lansia yang mengalami hal yang sama atau penduduk biasa yang terkilir atau lainnya.
Read MoreWanita Receptionist di Ulsan City hotel tempat saya menginap di kota Ulsan menyarankan naik bis, katanya terminalnya dekat, bisa jalan kaki ke terminal bis antar kota, letaknya pas di sebelah Lotte City Hotel. 10 menit berjalan kaki. Saya menuruti. Sebenarnya saya juga minta saran untuk naik kereta api. Ia lebih menyarankan naik bis. Ternyata betul tidak jauh. Terminal bis antar kota Ulsan bersebelahan dengan Lotte City Hotel, di Samsandong.
Read More