Menteri Desa Resmikan Konggres Nasional Restorasi Transmigrasi

Mentteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, didampingi Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X, Wakil Rektor Universitas Gajah Mada, Prof Supriyadi, Pejabat teras Kementerian Desa PDTT serta banyak Pejabat Tinggi Kementerian terkait Lain, Ketua Tim Pakar Mendes PDTT Haryono Suyono dan Sari Tyas, Gubernur antara lain dari Kalimantan Utara, Bupati, Pejabat Bank, Pengusaha Swasta serta ratusan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi dan Pejabat Bank memenuhi Balairung Universitas Gajah Mada yang megah itu menyaksikan dan menghadiri Kongres Nasional Transmigrasi sebagai kelanjutan beberapa pertemuan nasional yang digelar di berbagai tempat selama beberapa bulan terakhir ini dengan tema Restorasi Transmigrasi Nasional.

Read More
Haryono SuyonoComment
Mengubah Limbah Minyak Goreng Menjadi Berkah

Hari ini, seperti halnya para ahli lainnya, Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono, menilai bahwa kita harus makin sayang membuang sampah karena dengan pengolahan yang penuh kasih sayang bisa kita ubah menjadi berkah. Sampah bisa diolah ulang menjadi produk bermacam ragam yang laku jual dan bahkan menjadi bukti bahwa pemakainya adalah warga yang sayang lingkungan serta mampu memanfaatkan sisa sampah menjadi sesuatu yang berguna. Sampah bisa diolah menjadi pupuk organik yang menyelamatkan manusia dari keracunan pupuk kimia yang menempel pada sayur atau buah yang dihasilkan oleh pertanian dengan pupuk organik. Sampah bisa juga diolah menjadi bahan bakar yang menghemat bahan bakar minyak atau gas yang tidak tergantikan. Dewasa ini sasa bahan bakar minyak, termasuk minyak goreng, bisa diolah kembali menjadi bahan yang tidak mencemari lingkungan, tetapi justru berguna untuk kehidupan manusia.

Read More
Haryono SuyonoComment
Menghidupkan kembali usaha rakyat atau Bumdes yang mati

Melalui Situs Media Sosial yang dikelola Kementerian Desa PDTT, dikeluarkan gagasan yang sebagian sudah dilaksanakan dan bisa ditiru oleh desa atau kawasan desa lain yang memiliki kesamaan atau minat mencoba gagasan itu di desanya. Berturut turut gagasan yang baik itu akan ditampilkan dalam situs gemari.id, kalau perlu diberi komentar atau tambahan catatan oleh Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono sekedar agar makin jelas atau makin mendapatkan perhatian.

Read More
Haryono SuyonoComment
Konservasi Bambu untuk Menjaga Sumber Mata Air

Dalam situs Kementerian Desa PDTT terdapat situs tentamg adanya konservasi bambu yang mampu menjadi sarana yang menguntungkan untuk mempertahankan sumber air yang sangat dibutuhkan oleh para petani. Secara sengaja dan gotong royong penduduk setempat sangat rajin memelihara bambu yang ada sehingga kelompok tanaman bambu itu justru memelihara sumber air tidak pernah keringa sehingga dapat tetap mengairi sawah yang dimiliki oleh para petani berkat air yang terpelihara dengan baik.

Read More
Haryono SuyonoComment
Sumur sebagai Ketersediaan Air Desa

Melalui Situsnya, Media Sosial yang dikelola Kementerian Desa PDTT, dikeluarkan gagasan yang sebagian sudah dilaksanakan dan bisa ditiru oleh desa atau kawasan pedesaan yang memiliki kesamaan atau minat mencoba gagasan itu di desanya. Berturut turut gagasan yang baik itu akan ditampilkan dalam situs gemari.id sekali kali diberikan editing atau penambahan atau komentar oleh Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono sekedar agar makin jelas atau makin mendapatkan perhatian.

Read More
Haryono SuyonoComment
Warga Pacitan bangga warganya memiliki Bintang Republik Indonesia

Pada hari Sabtu sore sejuk tanggal 14 September, tanpa disangka Wakil Bupati Pacitan, Judi Sumbogo didampingi Kepala Desa Sidomulyo,  Kapten (Purn) Tranggono dan beberapa warga Pacitan di Jabodetabek. Keduanya sedang di Jakarta dalam acara silaturahmi warga Pacitan yang pernah dibinanya selama ini. Dalam pertemuan silaturahmi yang disambut pak Haryono dan Ibu Astuty dengan ceria itu secara spontan ditanyakan rahasia yang dimiliki Ibu dan pak Haryono yang selalu segar dan optimis. Secara spontan para ibu diajak ke dapur dan diberi demo sarapan pagi pak Haryono, suatu olahan ramuan resep Prof. Dr. Askandar, Ahli Penyakit Dalam dan Gizi dari Unair di Surabaya yang menjadi sarapan pagi suaminya, yang alhamdulillah tetap bugar dan ceria sampai hari ini.

Read More
Haryono SuyonoComment
  Statistik sebagai kekuatan untuk membangun Rencana, Proses dan ukur Keberhasilan

Hari ini Sabtu 14 September, sekitar 400 aluns lulusan Akademi Ilmu Statistik (AIS), dari angkatan pertama sampai angkatan ke 59, mengadakan Reuni di Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) di Jakarta. Dari Angkatan yang pertama yang hanya menampung sekitar 30 peserta, hadir antara lain Prof. Dr. Supranto MA, penulis berbagai buku ajar Ilmu Statistik dan Dosen berbagai Perguruan Tinggi di Jakarta, angkatan ke tiga hadir Prof. Dr. Haryono Suyono, mantan Kepala BKKBN, Menteri Kependudukan dan Menko Kesara Taskin pada masa Presiden HM Soeharto dan BJ Habibie, Dr. Rusman H, mantan Kepala BPS dan Wakil Menteri Pertanian, para tokoh senior dan para lulusan muda yang masih aktif dalam berbagai posisi, termasuk ada juga Anggota DPR atau bahkan ada yang menjabat Kepala Bappeda pada tingkat Kabupaten.

Read More
Haryono SuyonoComment
Mendorong Jateng membangun keluarga mandiri yang sejahtera

Seminar NasioMinggu lalu dalam siaran Dialog Arum Dalu, TVRI Jawa Tengah, telah dihadirkan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo, Ketua LPPM UNESA Semarang, Dr. Suwito Eko Pramono, PhD,  dan Wakil BKKBN Jawa Tengah, Ir. Nanik Budi Hastuti, MP, ratusan mahasiswa UNESA serta puluhan para penonton lainnya. Dalam diskusi menarik selama satu setengah jam pada Acara Dialog Arum Dalu yang dipandu oleh Prof Dr Haryono Suyono, Dr. Mulyono Danisaputro dan Lina dari TVRI Semarang itu telah dibahas kemajuan program KB di Jawa Tengah yang dewasa ini mampu mengantar provinsi ini mencapai keadaan tingkat kelahiran anak (TFR) sekitar 2,3 anak, suatu keadaan yang sangat menggembirakan karena di tahun 1970-an Jawa Tengah termasuk penyumbang angka fertilitas atau kesuburan yang cukup tinggi dan merupakan sumber penduduk miskin yang cukup besar.

                                

Read More
Haryono SuyonoComment
Mendorong UPPKS yang berhasil menjadi Pelopor Bumdes

Sejak akhir tahun 1980-an, tatkala ada tanda-tanda banyak kabupaten kota kesertaan KB-nya maju pesat, jumlah peserta KB yang diajak oleh masyarakat sendiri melalui pendekatan kemasyarakatan bertambah dengan melompat-lompat, sehingga setiap desa mencapai lebih dari separo pasangan usia suburnya ber-KB, akibatnya setiap kabupaten melompat melebihi separo pasangan usia suburnya sudah ber-KB, maka keluarga akseptor KB ingin cepat-cepat menjadi bahagia dan sejahtera. Karena itu para Akseptor KB berkumpul, membentuk kelompok Akseptor KB, dan berkembang menjadi Kelompok Keluarga Sejahtera.

Read More
Haryono SuyonoComment
Kenangan Indah bersama Presiden RI ke 3 Prof. Dr. BJ Habibie

Pada saat terakhir bersalaman akrab dengan Bapak Prof. Dr. BJ Habibie, Presiden RI ke 3, yang sedang dirawat di RSPD Jumat lalu, kami membacakan doa disertai rasa haru yang sangat dalam, kami coba salurkan tenaga dalam sambil menggenggam kedua tangan beliau. Seraya membaca doa khusuk dengan suara lirih, memandang wajah dan kedua matanya yang tetap mencoba memancarkan harapan positif untuk kemajuan bangsa Indonesia yang sangat dicintainya itu, saya mendengar panggilan melalui suaranya yang tegar : “Pak Haryono!”. Saya mengangguk, terharu dan menitikkan air mata, mendadak saya merasa seakan melihat beliau berpamitan dengan ikhlas meninggalkan kita karena telah memberikan pesan untuk membangun manusia Indonesia sejak usia dini dengan anjurannya membangun dan meminta semua anak balita masuk PAUD dan membangun PAUD di seluruh desa di Indonesia. Beliau seakan berharap dan berpesan agar perjuangannya tetap diteruskan oleh generasi muda dan semua anak bangsa melanjutkan cita-cita luhur bangsa ini menjadi bangsa besar, merdeka, mandiri, bahagia dan sejahtera. Tanpa mengajak beliau bicara, saya tidak bercerita panjang lebar seperti setiap kita bertemu, karena selalu saja, beliau sangat menikmati “Seminar” yang tidak pernah putus, membandingkan pendekatan Jerman dan Amerika tempat kita kuliah. Tidak lama menjenguk, saya segera pamit, takut beliau mengajak cerita dan menambah beban kondisinya yang masih sangat rawan.

Read More
Haryono SuyonoComment
Bumdes Tirta Mandiri Ponggok di Jawa Tengah yang makin trendi

Desa Ponggok di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten .. dewasa ini menjadi sangat terkenal karena pada tahun 2017 dinobatkan pada Expo di Bukit Tinggi sebagai Desa terbaik dalam hal pengelolaan Bumdes, Badan Usaha Milik Desa. Desa ini memiliki banyak sekali contoh usaha bumdes sehinggs pada tahun 2017 itu meraih penghargaan sebagai Desa terbaik menurut versi Kementerian Desa PDTT dalam pengelolaan pemberdayaan masyarakat.

Read More
Haryono SuyonoComment
Kredibilitas PWRI Tinggi Maknai HUT KPWRI ke-57

Acara ini dihadiri oleh PWRI dari Pusat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, Lampung dan Sulawesi Utara. Dalam sambutannya Ketua Tim Pakar Kementerian Desa PDTT ini mengatakan bahwa pertemuan PWRI di daerah mendapatkan komitmen yang tinggi dari para gubernur, bupati/walikota. Kredibilitas PWRI saat ini telah mulai tinggi, bahkan Presiden RI Joko Widodo juga menaruh perhatian sangat tinggi terhadap para pensiunan pegawai negeri sipil dan BUMN dalam wadah PWRI. Selamat HUT PWRI ke-57, semoga tetap jaya! Hadir pula para penaseht tingkat Menteri seperti Menteri Wardiman Joyonegoro, Menteri Marzuki Usman dan Menteri Fuad Bawazir serta mantan Gubernur dan banyak sekali mantan Dirjen, Bupati, Irjen dan para Direktur seperti mantan Dirut Bulog Ir. Sutarto Alimoeso. Hadir juga wakil-wakil Direktur Bank penyalur dana pensiun dan Direktur Tspen yang mengurusi pensiun pegawai Negeri dan BUMN dari Kementrian Keuangan.

Read More
Ade SudrajatComment
Belajar tidak Korupsi untuk menjadi Kader Pembangunan bangsa

Hari ini Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT, Prof. Dr. Haryono Suyono, menerima Ibu Dr. Amelia syauket SH MSi, mantan Rektor ISTA Al Kamal, sebagai sahabat lama, yang di masa lalu menghasilkan banyak lulusan dalam berbagai bidang. Setelah tugasnya sebagai Rektor berakhir, i beliau mengkhususkan diri sebagai Dosen Senior yang apabila segera dapat memenuhi syaratnya, bisa diangkat menjadi guru besar dalam bidang yang sangat dibutuhkan oleh negara karena mata kuliah yang diajarkannya adalah bagaimana mencegah dan memberantas korupsi yang menjadi salah satu penghambat pembangunan maha besar di Indonesia.

Read More
Haryono SuyonoComment
Dari Posdaya mengelola Dana Desa pak Arifin jadi Kepala Desa

Hari ini telah menemui Prof. Dr. Haryono Suyono, Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT, seorang Kepala Desa yang dimasa lalu pernah menjadi aktifis Gerakan Masyarakat Mandiri Posdaya, Pak Arifin, SSos, dari NTB yang karena sangat dekat dengan masyarakat di desanya, sejak tahun 2014 yang lalu sampai 2020 dipercaya oleh masyarakat luas di desanya sebagai Kepala Desa di Desa Gontar Baru, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, NTB. Disampaikannya bahwa kegiatannya dalam pengembangan Posdaya menjadi bekal untuk mengemban kepercayaan masyarakatnya sebagai Kepala Desa. Pak Arifin melaporkan bahwa sebagai Kepala Desa, pada tahun ini Desanya telah dipercaya oleh pemerintah mendapatkan dana sebesar Rp. 1,3 milyar untuk keperluan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat, sehingga sebagai seorang santri yang taat, belaiu berjanji akan bekerja keras mengelola dana desa dengan baik sesuai dengan amanah yang diberikan oleh pemerintah. Kedatangannya disertai seorang pemuda yang baru berusia 20 tahun bernama Rudy Hartono yang konon selama enam bulan terakhir ini telah sanggup menjadi Penghafal Al Qur’an untuk 30 juz dengan fasih.

Read More
Haryono SuyonoComment
Membuat Sumur sebagai Sumber Air Bersih di Desa

Sekitar tahun 2007 lalu terjadi kemarau panjang selama lima bulan sehingga penduduk di Desa Sugih Waras sangat menderita karena sumur-sumur sumber air bersih untuk penduduk setempat relative kering sehingga tidak saja untuk mandi, tetapi juga untuk keperluan masak memasak dan air minum penduduk desa itu sangat menderita. Banyak penduduk yang mengambil persediaan air untuk keperluan penting fari tempat lain. Tetapi karena kemarau dan penderitaan yang tidak kunjung padam akhirnya penduduk setempat sepakat melakukan protes kepada Kepala dan Punggawa Desa agar perangkat desa mengambil langkah-langkah penting untuk mengatasi masalah kekeringan yang berkepanjangan.

Read More
Haryono SuyonoComment