Akhir tahun lalu dilaporkan a[prlam dari Magetan bahwa untuk mesyarakat di desa-desa tem[e masih merupakan makanan sehari-hari warga dan rakyat di Magetan. Desa Terung Kec Panekan sekaligus sebagai salah satu penghasil produksi tempe yang ada di Magetan. Tempe yang dihasilkan berbeda dengan tempe dari daerah lainnya.
Read More(GRMARI.ID) Jakarta - Rabu pagi 10 April 2019 ini Dr Adi Wibowo dari Pusat Studi Kerakyatan UGM Yogyakarta dan mantan Sesmenko Kesra dan Taskin Dr M Soedarmadi berbincang-bincang tentang inovasi pengembangan usaha dan peningkatan SDM rakyat desa.
Keduanya asyik melakukan perbincangan di Kampus Universitas Trilogi sambil menunggu kehadiran Ketua Tim Pakar Kementerian Desa PDTT Prof Dr Haryono Suyono. ADS
Read MoreMulai tahun itu pula Dana Desa digunakan untuk membangun fasilitas internet gratis bagi warga desa. Sampai dengan saat ini telah terpasang 12 titik hot spot di seluruh wilayah Desa Banyuanyar yang dapat diakses secara gratis oleh warga desa setempat. Dengan adanya fasilitas ini, pemerintah desa berharap semua warga desa akan mendapatkan kemudahan dalam memperoleh informasi yang mereka perlukan. Di samping pembangunan fasilitas internet gratis, pemerintah desa Banyuanyar juga memberikan beasiswa kepada para siswa Sekolah Dasar, serta bantuan keuangan untuk operasional PKK, Posyandu dan Karang Taruna sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat setempat.
Read More
(GEMARI.ID) Makassar - Selasa siang 9 April 2019 ini Ketua TIim Pakar Kementerian Desa PDTT Prof Dr Haryono Suyono memberikan pengarahan pada acara Training of Trainer (ToT) guna peningkatan kapasitas SDM dan pengembangan pemberdayaan masyarakat desa tertinggal dan transmigrasi di Makassar.
Acara ini dibuka Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi, PhD ini mendapat antusias puluhan peserta. Kegiatan ini juga dijadikan momen berharga Dekan FHISIP Universitas Terbuka Dr Sofjan Arifin dengan memberikan pembekalan kepada para mahasiswanya.
Acara ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut kerja sama Kemendes PDTT dengan Universitas Terbuka tentang pengembangan Akademi Desa 4.0. Selamat! ADS
Read More
(GEMARI.ID) Makassar - Senin malam 8 April 2019 ini Ketua Tim Pakar Kementerian Desa PDTT Prof Dr Haryono Suyono bersama jajaran Kementerian Desa PDTT sedang menikmati perjalanan dinasnya ke Makassar, Sulawesi Selatan.
Tugas dinas tokoh nasional kelahiran Pacitan, Jawa Timur, 6 Mei 1938 bersama rombongan di bumi masyarakat Bugis kali ini menyempatkan menikmati khas makanan daerah ini di RM Lae lae Makassar, Sulawesi Selatan.
Menko Kesra dan Taskin era Presiden HM Soeharto dan BjJ Habibie ini bersama jajaran Kemendes PDTT selanjutnya akan mengisi acara pembukaan Training of Trainer dalam upaya peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa. ADS
Read MoreDalam kunjungan kerja akhir Minggu lalu ke Kota Batu, yang dulu pernah menjadi bagian dari Kabupaten Malang, Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawangsa melihat Kota Baru ini memiliki angka pengangguran dan angka kemiskinan tralatif rendah. Rendahnya angka ini sejalan dengan maraknya kreatifitas warga dengan sajian wisata di Kota Batu. Setiap kali ada kegiatan baru, di samping dipergunakan tenaga ahli yang memiliki kreatifitas unggul untuk menyajikan atraksi wisata, tenaga yang berasal dari keluarga prasejahtera atau keluarga miskin selalu di tempatkan sebagai prioritas untuk dipekerjakan melalui pelatihan dan kesempatan magang dengan baik. Dengan cara demikian, warga keluarga miskin yang tidak bekerja menjadi langka dan akhirnya angka kemiskinan menjadi sangat rendah. Kota Batu berhasil menekan angka kemiskinan bukan dengan membagi uang tetapi mempermudah pembukaan dan penyebaran obyek wisata yang terus dikembangkan di kotanya. (6/4/2019).
Read More
Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 hanya tinggal menghitung hari. Tepatnya pada Rabu, 17 April 2019 mendatang Pemilu Presiden, Anggota Legislatif mulai dari Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota dan Anggota DPD RI akan dilaksanakan serentak.
Penyelenggaraan Pemilu kali ini memang mendapat perhatian dan antusias yang luar biasa dari seluruh rakyat Indonesia baik yang ada di tanah air maupun di mancanegara.
Suksesnya penyelenggaraan pesta rakyat itu bukan saja hanya di pundak masyarakat Indonesia. Namun yang tidak kalah pentingnya tanggung jawab itu ada pada Kelompok Panitia Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS.
Kondisi itulah, maka siulasi pencoblosan dan pemungutan suara melalui Bimbingan Teknis bagi KPPS menjadi sangat penting. Karena, ternyata masih banyak anggota KPPS yang belum menguasai materi secara penuh yang ada di buku panduan.
Itulah sebabnya, pada Sabtu, 6 April 2019 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar Pelantikan dan Bimbingan Teknis KPPS Pemiliha Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, DPD RI.
Sebantayak 144 peserta anggota KPPS se-Kelurahan Harapan Baru antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka mewakili 66 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kelurahan Harapan Baru.
Pelaksanaan Bimtek langsung disampaikan Ketua Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Bekasi Utara Muzakir, Ketua PPS Harapan Baru Haidir, SAg, MPdI dan Anggota PPS Harapan Baru Tatang.
Dialog, tanya jawab antara pemberi materi dan peserta seputar pelaksanaan pemungutan suara saat pemilu berlangsung mewarnai kegiatan ini. Semoga Bimtek menjadi wahana KPPS lebih memahami di saat penyelenggara Pemilu, sehingga pelaksanaannya nanti berjalan lancar, aman, tertib dan benar. Selamat! ADS
Read MoreGemari.id - MALANG : Hari ini, Kamis 4 April 2019, Unversitas Brawijaya Malang menyelenggarakan pertemuan dan diskusi program Pengabdian Masyarakat dalam rangka Percepatan Desa Mandiri di Era Industri 4.0. Acara ini diisi dengan presentasi beberapa doktor dalam program Doktor Mengabdi dan dibuka oleh Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani, MS. Turut hadir antara para pimpinan dan Dekan di lingkungan UB, mantan Ketua LPPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr Hj Mufidah Ch, MAg dan beberapa doktor serta pimpinan LPPM UB.
Ketua Tim Pakar Kemendes PDTT, Prof Dr Haryono Suyono secara khusus diundang untuk memberikan arahan dalam acara diskusi ini. Dalam arahannya, mantan Kepala BKKBN ini mengharapkan agar UB dalam mengirim mahasiswa ke desa waktunya disesuaikan dengan waktu dimana acara Rembug Desa diselenggarakan, sehingga para mahasiswa bisa secara langsung ikut serta dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan desa.
Read More
(GEMARI.ID) Malang - Kamis siang 4 April 2019 ini Unversitas Brawijaya (UB) Malang menyelenggarakan pertemuan dan diskusi program Pengabdian Masyarakat dalam rangka Percepatan Desa Mandiri di Era Industri 4.0.
Acara yang diisi dengan presentasi beberapa doktor dalam program Doktor Mengabdi ini dibuka langsung Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani, MS.
Acara yang diinisiasi perguruan tinggi yang beralamt di Jl Veteran, Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur ini mendapat perhatian sejumlah akademisi dan tokoh nasional. Di antaranya Ketua Tim Pakar Kementerian Desa Prof Dr Haryono Suyono yang turut menghadiri kegiatan ini.
Dalam arahannya, Menko Kesra dan Taskin era Presiden HM Soeharto dan BJ Habibie ini mengharapkan agar pimpinan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UB dalam mengirim mahasiswa ke desa disesuaikan dengan acara Rembug Desa.
"Dengan diterjunkannya mahasiswa ke desa-desa bersamaan dengan aktivitas yang dilaksanakan masyarakat desa tempat mahasiwa mengabdi, tentu sangat besar potensi mahasiswa bisa ikut serta dalam membangun desa," tegas Prof Haryono yang kunjungannya kali ini didampingi Dr Mulyono D Prawiro. ADS
Read More
(GEMARI.ID) Malang - Kamis Pagi 4 April 2019 ini Ketua Tim Pakar Kementerian Desa Prof Dr Haryono Suyono berbincang santai tentang Pendidikan dan Upaya peningkatan Sumber Daya Manusia dengan mantan Menteri Pendidikan Nasional, Prof Malik Fadjar, MSc di Malang, Jawa Timur.
Pertemuan ini juga merupakan pertemuan silaturahmi dan kangen-kangenan sesama mantan Menteri.
Menko Kesra dan Taskin era Presiden HM Soeharto dan BJ Habibie ini yang kunjungannaya kali ini didampingi Dr Mulyono D Prawiro sengaja datang ke Kabupaten Malang untuk mengikuti serangkaian acara yang digelar di Kota apel ini. ADS
Read More(GEMARI.ID) Malang - Swasembada pangan semakin giat diupayakan Pemerintah. Berbagai langkah terus dikembangkan, salah satunya dengan mengembangkan varietas bibit unggul tanaman padi yang mampu meningkatkan produktivitas panen padi.
Langkah itulah yang kini tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan fokus mengembangkan tanaman padi hibrida F1 yang mampu menghasilkan lebih dari 10 ton gabah per hektare.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Budiar Anwar di Malang, Rabu, mengemukakan ada varietas padi unggulan yang sedang dikembangkan Pemkab Malang bekerja sama dengan pihak swasta, yakni padi hibrida.
"Sebagai uji coba, kami mengembangkan varietas unggul itu di lahan pertanian Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, seluas satu hektare dan untuk penangkaran juga seluas satu hektare. Selama ini benih padi hibrida belum bisa dibudidayakan di Indonesia. Sekarang kami mencoba mengembangkannya dengan menggandeng perusahaan swasta," kata Budiar.
Jika uji coba tersebut sukses, kata Budiar, bibit padi hasil budi daya tersebut akan diujicobakan di lahan pertanian seluas 30 hektare dan seluruhnya berlokasi di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari.
Budiar menerangkan dari segi produktivitas, peningkatannya cukup signifikan, jika varietas lokal tiap 1 hektare hanya menghasilkan 8–10 ton, padi hibrida ini mampu menghasilkan lebih dari 10 ton per hektare.
Selain menggandeng perusahaan penghasil benih nasional, Pemkab Malang juga bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) dan Kelompok Tani dengan harapan potensi di sektor pertanian yang ada di Desa Banjararum, bisa meraih sukses seperti yang diraih Desa Pujon Kidul.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang Sanusi mengemukakan jika uji coba tanaman padi hibrida tersebut berhasil dan mampu menghasilkan panen rata-rata sampai 15 atau 20 ton per hektare, ia akan melakukan panen raya bersama Presiden. "Selanjutnya lahan pertanian padi hibrida ini dijadikan destinasi wisata pendidikan," ucapnya.
Pemkab Malang juga terus berupaya mempertahankan luas lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) agar tidak sampai beralih fungsi, baik untuk perumahan, perkantoran maupun industri. Luas luas LP2B di Kabupaten Malang saat ini mencapai 45.888 hektare. Selain itu, juga menambah lahan tambah tanam (LTT).
Beberapa wilayah di Kabupaten Malang yang merupakan sentra penghasil padi, antara lain Kecamatan Sumberpucung, Kepanjen, Pagelaran, Turen, Singosari, dan Pakisaji.
Berbekal potensi itu, Pemkab Malang berupaya mencanangkan swasembada pangan pada 2020 karena setiap tahun kabupaten itu selalu surplus beras lebih dari 75 ribu ton dan dikirim ke sejumlah daerah yang membutuhkan (kekurangan). Selamat! ADS
Read More
Dari Laporan Gedhe Nusantara, Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono mencatat bahwa Desa Bumi Jaya terletak pada kawasan pembangunan hunian terpadu Pelaihari City, Desa Bumi Jaya sekitar 15 menit perjalanan darat dari Kota Kecamatan Pelaihari. Kesejukan udara pagi yang lembut dan asri memberikan sensasi kesegaran alami saat menginjakkan kaki di Desa ini yang luas wilayahnya sekitar 8.000 ha dikelilingi keasrian hutan tropis Kalimantan yang jarang terjamah.
Read More
Laporan Gedhe Nusantara pertengahan Maret yang diterima Ketua Tim Pakar Mendes Haryono Suyono mengangkat diresmikan dan berkembangnya Bono Park di Kabupaten Klaten, Jawa tengah sejak 2018. Kehadiran. Bono Park sejak saat itu menjadi tujuan wisata taman bunga di Klaten yang dibuka untuk umum. Tahun ini Desa Bono merancang pengembangan taman bunga itu menjadi destinasi agrowisata yang jauh lebih luas lagi.
Read More
Gamari, jakarta - Selasa malam 2 April 2019 wilayah Stasiun Cakung menjadi lokasi lautan manusia. Kondisi ini akibat KRL yang hanya bisa menempuh Stasiun Cakung. Akibatnya seluruh penumpang tujuan Kranji, Bekasi dan Cikarang turun semua di Stasiun Cakung.
Kejadian ini akibat matinya aliran listrik jalur menuju Bekasi. Semoga segera cepat ditangani. ADS
Read More