Pada tanggal 4 Desember 2019 Ketua Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta Ir. Noor Iza, MSc dihadapan Pimpinan, Dosen, mahaiswa, orang tua, para tamu undangan, termasuk Dirjen Prof. Dr. Widodo Muktiyo mewakili Menteri Kominfo, Johny G Plate, SE, Wakil Ketua Dewan Penyantun Prof. Dr. Haryono Suyono, Dr. Ishadi, SK, MSc, Pof Dr. Windu, Wakil Ketua ST MM Dr. Sudono, Ibu Nunuk Parwati, dan Edi Guntoro, MSi serta seluruh dosen dan Tenaga Pendukung lainnya, melaporkan bahwa sebanyak 341 mahasiswa terdiri dari 78 orang mahasiswa Managemen Diploma IV Produksi Siaran, 74 mahasiswa Diploma IV Manajemen Produksi Pemberitaan, 81 mahasiswa Diploma IV Managemen Tehnik Studio Produksi, 31 mahasiswa Diploma IV Animasi, 19 mahasiswa Diploma IV Teknologi Permainan, 58 mahasiswa Program Studi Strata I Managemen Informasi Komunikasi dengan penuh kebanggaan dinyatakan lulus dan di wisuda pada kesempatan yang berbahagia tersebut.
Read MoreMenteri Kominfo, Johnny G. Plate, SE, yang sedianya akan hadir secara pribadi mengantar 341 lulusan S1 dan D4 Sekolah Tinggi Multi Media (ST MM) di Yogyakarta, terpaksa menugaskan kepada Dirjen Informasi Publik dan Komunikasi Prof. Dr. Widodo Mukito mebawakan Pidato Ilmiah pada kesempatan Wisuda yang anggun tersebut dengan judul yang menarik “Strategi Komunikasi Publik untuk Mewujudkan Indonesia Maju”. Pidato Ilmiah itu diantar oleh Ketua ST Multi Media, Dr. Noor Iza, dengan laporan singkat tentang perkembangan Lembaga Pendidikan Tinggi ST MM yang dipimpinnya.
Wisuda yang anggun tersebut dihadiri Wakil Ketua Dewan Penyantun Prof. Dr. Haryono Suyono dan para anggota Dr. Ishadi, SK. MSc. dan Prof Dr. Windu, para Wakil Ketua ST MM Dr. Sudono, Ibu Nunuk Parwati, Edi Giantoro, MSi, serta seluruh Ketua Program Studi, seluruh dosen, 341 mahasiswa yang akan diwisuda dan orang tua serta kerabat dan tamu undangan yang memenuhi ruangan yang diperluas sampai ke halaman Gedung ST Multi Media yang padat pada hari itu.
Read MoreBiarpun namanya tidak sempat tercatat karena hiruk pikuk para mahasiswa dan orang tua yang berbahagia setelah Upacara Wisuda ST Multi Media selesai, para lulusan berebut menyalami orang tua, sanak saudara, menerima salam dan ciuman keluarga tercintanya, salah seorang mahasiswa melintas dengan penuh kebanggaan diiringi kedua orang tuanya. Secara kebetulan kedua orang tuanya mengenal Ketua ST Multi Media dan lebih kenal lagi kepada Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT sebagai mantan Kepala BKKBN Haryono Suyono. Dengan penuh rasa sopan kedua orang tuanya meminta foto bersama kepada mantan Kepala BKKBN, yang dimasa dinasnya akrab dengan para guru dan bahkan ikut mengantar PGRI memperjuangkan Hari Guru Nasional yang jatuh tanggal 25 Nopember lalu. Permintaan foto bersama itu dipenuhi, sehingga dengan tangkas mereka mengambil foto dan kedua orang tua yang berbahagia itu mengaku sebagai guru, yang penuh kebanggaan merasa sangat berbahagia anak mereka hari itu di wisuda menjadi sarjana. Selamat kepada kedua orang tuanya, dan lebih dari itu selamat kepada anaknya semoga sekaligus menjadi guru masyarakat di sekitarnya mengajarkan kepada mereka hasil kuliah selama empat tahun di Seklah Tinggi Multi Media yang mengantarnya menjadi Sarjana. Ajaklah rakyat tetap bersatu membangun keluarganya, masyarakatnya, tanah air dan bangsanya. Selamat berjuang bersama seluruh keluarga yang bahagia dan sejahtera!
Read MoreDalam lima tahun terakhir ini gerakan membangun MCK di Indonesia relative marak. Tetapi karena kebutuhan MCK di Indonesia ternyata di luar imaginasi banyak kalangan, jumlah yang dibangun selama lima tahun ini, melalui berbagai gerakan yang relative massif, baru mencapai sekitar 2.000.000 sampai sekitar 2.500.000 juta jamban. Dari jumlah itu dibangun melalui dana desa sekitar 1.000.000 jamban, melalui gerakan Manunggal TNI ABRI sekitar 1.000.000 jamban dan melalui swadaya dan sumbangan masyarakat kurang dari 5.00.000 jamban. Konon menurut perkiraan dari Dr. dr. Budi Laksono kebutuhan jamban di seluruh Indonesia masih sekitar 2.0.000.000 buah, sehingga kalau irama seperti sekarang diikuti, maka kebutuhan itu, utamanya untuk keluarga miskin atau keluarga yang dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya yang sangat vital, baru akan terpenuhi dalam waktu 20 tahun yang akan datang.
Read MoreYogyakarta, hari ini 4 Desember 2019, disaksikan Dirjen IKP Kominfo, Prof Dr Widodo Muktiyo, Prof Dr Haryono Suyono Ketua Tim Pakar Mendes PDTT, Dr Izhadi dari Televisi CNN Indonesia, Ketua STMM-MMTC, Dr Noor Iza, para dosen dan ratusan orang tua mahasiswa, Ketua STMM-MMTC mewisuda 341 mahasiswanya. Beberapa mahasiswa lulus dengan pujian. Ada juga mahasiwa penyandang disanilitas yang lulus dalam program studi animasi.
Read MoreHari ini Faris diwisuda jadi sarjana dg spesialisai ahli animasi. FARIS YG JUGA ATLIT dg bangga namanya disebut diantara 341 lulusan, lebih 500 orang tua, dirjen Prof Dr Wododo dari Kominfo, ketua ST MM dan Ketua Tim Pakar Mendes PDTT Haryono Suyono, ratusan dosen dan staf, para wakil Rektor al bu Nunuk yg populer sebagai reportet ulung, bekas Dirjen Azhadi yg sangat kondang dan lebih dari itu, hari ini mengantarnya dg gelar yang mudah2an membawa kecerahan hidup baru tanpa cacat tetapi penuh kebahagiaan dan mandiri! Selamat mas Faris semoga segara manjadi insan yang bahagia dan sejahtera serta mandiri
Read MoreAlhamdulillah, gerakan membangun MCK yang diawali dari bidang kesehatan dan sejak lima tahun ini digenjot dg dana desa, sudah itu di dukung oleh TNI masuk desa, akhir2 ini udah sampai Dompu di NTB. Di kabupaten yg jauh dari ibukota RI ini beberapa skim pembuatan MCK muncul. Ada MCK dana desa, ada MCK TNI masuk desa, ada MCK Baznas, ada juga MCK kredit. Setelah hampir 75 tahun merdeka seorang keluaga malu juga setiap pagi harus ke sungai untuk Semedi membuang kotorab sambil merenung, kapan bisa punya MCK sendiri. Salah satu anaknya seorang gadis, mbak Desi, yang sudah SMK malu2 ngaku biasanya “semedi” di kebun sembunyi. Kasian. Minggu lalu kemerdekaan itu datang karena dia dapat bantuan Baznas untuk dibangunkan sumbangab uabg buat beli kloset. Akhirnya secara gotong royong dibuat MCK dan akhirnya jadi sebua ock 0mjljiknya. Hore.ĺl Alhandukillah, pak Haryono Suyono, pak Setyadi, p Yudha, mbak Ria, mbak Istiqomah ikut ceria melihat sebuah keluarga di Dompu bercerita di nuka sebuah MCK yg mengkilap, baru selasai dibangun!
Read MoreLaporan Gedhe Nusantara terbaca oleh Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT, Haryono Suyono, bahwa di Desa Masangan geliat industri kecil semakin bergairah. Desa Masangan merupakan salah satu desa di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Gerak ekonomi desa dipicu oleh para pengrajin keset, sandal dan sepatu kulit. Sejumlah produk para pengrajin Desa Masangan mampu menembus pasar di wilayah Jawa Timur hingga Kalimantan. Ada tiga jenis usaha berkembang pesat di desa ini, yaitu pembuatan keset, sandal/sepatu kulit, hingga meubel. Karene itu, industri kecil di Desa Masangan menjadi ikon dan potensi produk unggulan desa. Terlebih, sejumlah perajin mampu melebarkan sayap hingga ke luar daerah.
I
Read MoreGedhe Nusantara mealporkan karya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mandiri yang berhasil menjadikan objek wisata Goa Pindul menjadi primadona bagi para wisatawan. Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono ikut bangga dan merasa bahwa Bumdes Maju Mandiri pantas di angkat kepermukaan karena penghasilan BUMDes Maju Mandiri sudah mencapai Rp 5,8 miliar pertahun. Dalam susana liburan bulan Desember dianjurkan agr wisata Goa Pindul dimasukkan dalam mata acara kunjungan karena daerah Gunung Kidul memiliki banyak sekali obyek wisata yang sangat menarik. Dana untuk mengelola pada tingkat awal adalah Dana Desa (DD), yang diolah secara cerdas oleh penduduk Desa Bejiharjo itu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat secara cerdas dan hati-hati sehingga menghasilkan suatu obyak wisata yang mampu menarik pengunjung secara berkelanjutan.
Read More
Menurut laporan Gedhe Nusantara, Pemerintah Desa Cienggang bekerja keras mengembangkan wilayahnya untuk lebih maju. Saat ini, mereka berinovasi mengembangkan Curug Pamempek dan Curug Luhur sebagai destinasi wisata alam terkemuka di Kabupaten Sukabumi. Mereka menggandeng komunitas fotografer dan perusahaan Pre Wedding untuk mempromosikan keindahan daerah ini. Menurut Ketua Tim Pakar Mndes PDTT Haryono Suyono, gagasan itu luar biasa dan dapat ditiru oleh desa atau daerah lainnya. Dengan menggandeng perusahaan yang telah memiliki pelanggan dengan otomatis perusahaan itu akan menganjurkan kepada langganannya utnuk menggunakan fasilitas yang baru, suatu promosi murah yang mendatangkan untung bagi kedua belah fihak.
Read MoreGedhe Nusantara melaporkan dari Desa Sungai Rangas Tengah adanya inovasi pengembangan wisata desa. Karena laporannya menarik, Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Haryono Suyono menganjutkan agar para pemuda di manapun berada, beramai ramai mempersiapkan diri dan ikut datang ke desa itu untuk memeriahkan acara yang dimiliki desa ini berupa balap dayung yang digelar rutin tahunan. Selain lomba, ada beragam tradisi budaya dan kuliner khas banjar yang selalu menyedot perhatian para wisatawan. Terlebih, even ini sudah menjadi kalender tetap Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Banjar sehingga menjadi agenda pengembangan wisata kabupaten. Marilah kita jadikan acara tahunan yang menarik.
Read MoreDalam suatu kesempatan Dialog Interaktif melalui Televisi RI Yogyakarta, dalam Acara plengkung Gading , bersama Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Prof. Dr. Haryono Suyono yang didampingi oleh Ibu Siwi Lungit dari TVRI, Sekda Kabupaten Bantul, Drs. Helmi Jamharis, mewakili Bupati Bantul yang sedang pada acara lainnya, didampingi Kepala Dinas Pembangunan Masyarakat Desa, Ibu Dra Sri Nuryanti, MSi, Plt Kepala BKKBN DI Yogyakarta Ibu Dra Rohdiana Sumiarti, SSos, MSc, dua Kelompok Bumdes dari Panggung Lestari yang dipimpin oleh Ketua Bumdesnya, Eko Pambudi serta kelompok Bumdes Selopamioro yang dipimpin Ketuanya Danang Kumorojati, telah menjelaskan perkembangan Pembangunan Desa dan masyarakat desa di kabupatennya. Hadir juga wakil-wakil dari Kementrian Desa PDTT Drs. Abdullah Kamil dan Yudha, Dr. Mulyono Daniprawiro dari Yayasan Damandiri di Jakarta, Ibu Dr. Gunarmi dari Sekolah Tenaga Kesehatan dari Kulon Progo serta puluhan mahasiswa Gajar Mada dan para simpatisan Bumdes dari Kabupaten lain di Yogyakarta.
Read MoreDalam suatu kesempatan Dialog Interaktif melalui Televisi RI Yogyakarta, dalam Acara Arumdalu, bersama Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT Prof. Dr. Haryono Suyono yang didampingi oleh Ibu Siwi dari TVRI, Rektor Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Prof. Dr. Panut Mulyono, yang didampingi Guru Besar Fakultas Pertanian Gajah Mada, Prof. Dr. ir. lilik sutiarso, serta dua Kelompok Bumdes dari Panggung Lestari yang dipimpin oleh Ketua Bumdesnya, Eko Pambudi serta kelompok Bumdes Selopamioro yang dipimpin Ketuanya Danang, Rektor membeberkan tersedianya hasil penelitian dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) para Dosen dan Mahasiswa semester tujuh perguruan tingginya berupa berbagai produk-produk yang dikembangkan dari bahan baku yang tersedia melimpah desa. Produk-produk itu dilengkapi cara pembuatannya dan hasil-hasil yang dianggap layak, sangat berguna dan bisa dianggap laku jual. Produk-produk itu, apabila dikehendaki oleh masyarakat Desa yang ingin maju bisa dipelajari dari Pusat Pengabdian Masyarakat (LPPM) yang ada di Perguruan Tinggi Gama. Para Kepala Desa yang memiliki Bumdes dan ingin mengembangkan Bumdesnya dapat berhubungan dengan Ketua LPPM untuk mendapatkan waktu dan bantuan penjelasan dari para Dosen yang mengembangkan produk-produk itu dalam penelitiannya, atau dari para Mahasiswa yang telah melakukan KKN di desa. Prof. Lilik menambahkan keterangan Rektor bahwa pada Universitas Gajah Mada, khususnya di Fakultas Pertanian, tersedia “Sekolah Tani Gratis” bagi para Punggawa Desa yang ingin lebih lanjut mengembangkan lembaga Bumdes yang dibentuk setiap kelompok di desanya.
Read MorePada tanggal 26 – 28 Nopember di Jakarta Organisasi Anti Penggunaan Narkoba “BERSAMA” yang dipimpin oleh Mayor Jndral Polisi (Purn) Putera Astaman mengadakan Konperensi Internasional Anti Narkoba dan Obat Terlarang di Jakarta. Dalam Pertemuan yang menarik perhatian yang sangat luas itu berdatangan para ahli anti Narkoba dari beberapa Negara Asean dan para peserta dari Dalam Negeri menyampaikan pengalaman dan resepnya guna mengatasi makin maraknya peredaran dan penggunaan Narkoba oleh generasi muda. Mula-mula hanya sekedar cob-coba karena menurut cerita penggunaan Narkoba membawa kenikmatan yang tidak didapat karena konsumsi makanan atau minuman lain yang beredar. Tetapi makin dinikmati maka pengguna Narkoba akan ketagihan dan kepingin mengkonsumsi lagi sehingga akhrirnya menjadi kecanduan dan tidak bisa melepaskan diri.
Read More