Dengan Menulis Bisa Jalan-jalan ke Berbagai Kabupaten/Kota Bahkan Mancanegara

Drs Hamzah Ar, Ketua Dewan Pengawas Juken Sumatera Utara

GEMARI.ID-MEDAN. Bagi saya secara pribadi yang sudah berusia hampir 74 tahun, menulis itu banyak manfaatnya antara lain ; meningkatkan fungsi otak karena terjadinya aktifitas saraf sehingga berdampak pada penguatan memori atau daya ingat Insya Allah tidak cepat pikun.Selain itu dengan kebiasaan menulis saya bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari honor narasumber dan tenaga ahli yang selama belasan tahun sejak pensiun membantu teman teman BKKBN Provinsi dan OPD KB Kabupaten/Kota mendamping menyusun dan menulis buku Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) sampai sekitar 80 bahkan lebih 100 halan, dan yang terakhir selama tahun 2025 menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK).

Bonusnya lagi saya bisa berpariwisata  gratis sambil menjadi narasumber melihat keindahan alam ciptaan Tuhan di berbagai daerah di Sumatera Utara melihat indahnya Danau Toba, Pulau Nias, Pulau Samosir dan sebagainya yang sangat menarik mata, menikmati makanan dan buah buahan khas daerah  seperti buah salak di Tapanuli Selatan, buah Durian di Dairi dan Tapanuli Utara, Makan Ikan Sembam Pacak di Sibolga/Tapanuli Tengah, Pakkat di Padangsidimpuan dan Padanglawas, menikmati Kopi yang khas di Pematang Siantar dan Rantau Prapat Labuhan Batu, makan Lemang di Tebing Tinggi. Pokoknya ada kenimatan tersendiri dan jika dibandingkan dgn masa masih aktif bertugas jika melakukan tugas pembinaan ke daerah terasa hanya menjalankan tugas saja, sedang selama masa pensiun kita merasakan kepuasan tersendiri, merasa masih berguna dan bermanfaat untuk bangsa dan orang lain.

Setiap menerima honor menulis buku dan narasumber merasa lebih semangat lagi, lalu ditabung untuk tambahan melakukan perjalanan wisata (tour) ke berbagai negara atau mancanegara ke Turkey, London, Maroko dan berbagai negara Eropa Barat yang tak pernah didapatkan selama masih aktif bertugas. Menulis tidak saja bermanfaat untuk pribadi, tetapi sangat bermanfaat untuk organisasi JuKen selama belasan tahun menjadi Sekretaris JuKen Sumatera Utara menulis sudah menjadi keharusan, menulis surat, menulis rencana kerja, jadwal kegiatan, menulis proposal, term of refferent (tor), menulis laporan, menulis notulen atau hasil rapat dan sebagainya, pokoknya menulis itu sudah menjadi kebiasaan bahkan sudah menjadi kebutuhan dan bagian dari kenikmatan.

Karena terbiasa menulis saya selalu berpikir, menganalisis, membuat gagasan, sebab kebiasaan menulis selalu diikuti dengan kebiasaan membaca juga, setiap membaca apalagi membaca data, ada saja keluar gagasan dari alam pikiran dan anehnya gagasan bisa keluar ditempat dan waktu yang tidak tepat, seperta saat mau tidur di tempat tidur, bahkan saat (maaf) BAB di toilet atau kamar mandi. Semua yang terbayang, terpikirkan, tergambarkan di otak baik berupa gagasan, analisa masalah, harapan, kekecewaan dan sebagainya itu senantiasa menumpuk dan berdesak penuh di kepala, sering saya keluarkan melalui lisan jika ada pertemuan, diskusi, dengan teman teman JuKen bahkan saat berdua dengan Ketua, kalau tidak terasa sedak dan penuh di kepala, untung ada anak putra yang suka datang berdiskusi untuk tulisannya sebagai dosen.

Nah jika sehari hari tidak ada pertemuan maka saluran yang bisa dilakukan tentulah dengan menulis di media masa facebook yang selama ini menjadi tempat saya melepaskan kepuasan, tak penting mau dibaca orang atau tidak yang penting lepas dan puas. Alhamdulilah, dan terima kasih kepada pengurus JuKen Pusat, terima kasih buat Pak Sudibyo Ali Muso Pak Ketum, Bu Yayok Bu Sekum yang telah menyiapkan sebuah media untuk menyalurkan kebiasan menulis dan membiasakan menulis bagi seluruh anggota melalui "Gerakan JuKen Menulis" yang akan diterbitkan di Web JuKen dan majalah Gemari. Salam JuKen, Sehat, Semangat dan Bahagia.