In Memoriam: Prof. Dr. John A. Lent

Oleh: Ronny Adhikarya

Diterjemahkan oleh *RAISA* (Ronny AI Supersmart Assistant, ChatGPT staff)

Komunitas internasional para akademisi dan pendidik di bidang komunikasi telah kehilangan salah satu pelopor awal pendidikan dan penelitian komunikasi Asia.

Photo Kenangan:

Ronny Adhikarya dan John A. Lent

Saya sangat sedih mendengar wafatnya sahabat lama saya, John Lent (usia 89 tahun), yang telah saya kenal sejak awal tahun 1970-an.

Kami berdua pernah menjadi Visiting Professor di USM (University of Science/Sains Malaysia) pada tahun 1970-an. Kami juga menjadi anggota awal dan seumur hidup dari AMIC (Asian Media Info and Communication Centre) sejak 1971, saat kantor pusatnya masih di Singapura, sebelum pindah ke Manila.

John dan saya juga adalah penerima Anugerah Asia Communication Award for Transformative Leadership dari AMIC.

John, yang menghabiskan sebagian besar karier akademiknya di Temple University di Philadelphia (sejak 1974), punya niche unik dalam kajian komunikasi. Ia dikenal secara internasional sebagai salah satu otoritas “kajian komik” serta pendiri & editor International Journal of Comic Art. Dia juga Chairman Asian Film Society.

Dalam beberapa tahun terakhir, saya juga kehilangan sejumlah sahabat dekat yang merupakan tokoh-tokoh utama dan generasi pertama akademisi komunikasi Asia, seperti Binod Agrawal, Alwi Dahlan, dan Eddie Kuo.

Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang sedalam-dalamnya kepada istri John, Xu Ying, beserta keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Semoga John beristirahat dalam damai abadi.  

Requiescat in Pace

Editor: Aam Bastaman (Akademisi Universitas Trilogi, Jakarta).

Aam BastamanComment