Dokter Lubna Anwar Sadat Memberikan Kuliah Umum di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Dr dr Lubna Anwar Sadat, MKK, Sp.OK, HIMA,AIFO-K,C.Med, saat menyampaikan Kuliah Umum di Kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

GEMARI.ID-JAKARTA. Dr dr Lubna Anwar Sadat, MKK, Sp.OK, HIMA,AIFO-K,C.Med, seorang dokter spesialis Kedokteran Okupasi, Doktor Ilmu Hukum dan Konsultan OHIH dengan keahlian multi disiplin seperti Kedokteran Kerja, Higiene Industri Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Ilmu Fall Olahraga, hari yang bersangkutan hadir di Kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta untuk memberikan Kuliah Umum tentang Strategi Advokasi Kesehatan dalam Menghadapi Tantangan Dunia Kerja. Senin (25/05/2026).

Selain para mahasiswa yang hadir dan ikut serta dalam Kuliah Umum tersebut, hadir pula Ketua STIKes MRHJ, Dr Sri Danti Anwar, MA, Para Wakil Ketua, Para Kepala Pusat, Para Kaprodi dan Sekprodi serta beberapa dosen. Kuliah Umum ini dibuka oleh Sekretaris Badan Pelaksana STIKes MRHJ yang mewakili Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Dr Mulyono D Prawiro.

Dr Mulyono D Prawiro atas nama Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan berkesempatan untuk membuka acara Kuliah Umum

Sebelum acara dimulai, narasumber dokter Lubna panggilan akrabnya kepada awak media menjelaskan terkait point penting yang disampaikan dalam Kuliah Umum tersebut. Ia memaparkan, hari ini saya menyampaikan kuliah umum tentang bagaimana strategi advokasi kesehatan dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Kenapa kita highlight ini dan penting bagi kita tenaga kesehatan, untuk mengetahui advokasi kesehatan secara regulasi dan aturan. Kenapa kita mempertimbangkan itu, bila kita ingin melakukan suatu tindakan, suatu proses alur kerja ataupun pelayanan, kita harus mengetahui regulasinya, itu sebagai dasar.

Berikutnya adalah kita bekerja tidak bisa sendiri, kita harus berkolaborasi, bersinergi, karena di sini kita membahas tentang K3, mengapa kita advokasi tentang K3, baik di lingkungan kerja, karena nantinya peran-peran tenaga kesehatan ini bukan hanya di fasilitas kesehatan kerja saja, tetapi bisa juga di perusahaan, atau di masyarakat, itu bisa terjadi. Oleh sebab itu mereka harus memiliki pengetahuan tentang ini, minimal mereka bisa mempelajari regulasi yang ada, lokal misalkan, bagaimana sesuai dengan profesinya masing-masing, mereka bisa aplikasikan, jelasnya.

Para pimpinan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dan juga para mahasiswa terlihat antusias menyimak Kuliah Umum yang disampaikan oleh dokter Lubna

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau mereka sudah mengetahui regulasi yang ada, mereka juga harus tahu, bagaimana membuat standar SOP. Setelah itu bagaimana mereka melakukan pelayanan yang seoptimal mungkin, yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Jadi kita bisa memberikan pelayanan, sesuai dengan regulasi dan kehati-hatian, karena sekarang satu hal yang sensitif untuk melakukan suatu tindakan. Jadi kesalahan ataupun kondisi yang tidak kita inginkan itu bisa kita antisipasi sejak dini, katanya.

Dokter Lubna berharap, dengan memberikan kuliah umum ini saya ingin meng- highlight kepada teman-teman tenaga kesehatan yang nantinya akan berkecimpung di masyarakat, mereka bukan hanya mengetahui pengetahuan tentang profesinya, ataupun sebagai profesi mengetahui, menyuntik, merawat pasien atau memberikan pelayanan, tetapi mereka harus mengetahui tentang regulasi. Jadi saat mereka melakukan sesuatu, mereka harus melihat dasar regulasinya, aturan yang berlaku seperti apa.

Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dr Sri Danti Anwar, MA memberikan sertifikat kepada pembicara, dokter Lubna Anwar Sadat

Setelah mengenal dan hadir di kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, dokter Lubna memandang STIKes MRHJ ini luar biasa, dengan fasilitas yang ada, dan dengan program studi Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan kemudian Prodi Kesehatan Masyarakat, hal ini juga sangat mensupport layanan kesehatan di Indonesia, karena kita ketahui, kita membutuhkan tenaga-tenaga kesehatan yang capable, yang benar-benar berkompeten di bidangnya. Dengan kuliah umum ini saya berharap pengetahuan teman-teman mahasiswa yang ada di STIKes MRHJ ini bisa komprehensif, bukan hanya skill-nya saja, tetapi mengetahui juga tentang pengetahuan regulasi dan aturan yang berlaku.

Sebagai dokter spesialis Okupansi, dokter Lubna secara khusus menyampaikan, kita ingin terus berkembang, dengan berkembang mengikuti zaman, mengikuti perkembangan industri yang ada, khususnya industri kesehatan ini, saya berharap kita terus mengembangkan pengetahuan teman-teman yang ada di STIKes MRHJ ini. Tidak hanya dengan teori-teori yang ada saja, tetapi mereka juga harus melihat dunia luar, dunia kerja di sana, mereka sudah bisa beradaptasi sejak dini, sejak menjadi mahasiswa, mereka tidak kaget nantinya, saat mereka lulus, mereka harus berkecimpung di dunia kerja, mereka sudah terbiasa saat mereka menjadi mahasiswa, harapannya. @mulyono_dp