Selamat Jalan Pak Indra Kartasasmita

Universitas Trilogi berduka cita atas berpulangnya Pak Indra Kartasasmita. Pak Indra lama menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ), yayasan yang menaungi Universitas Trilogi. Pak Indra banyak terlibat dalam perjalanan Universitas Trilogi, bahkan sebelumnya di saat kelembagaannya masih bernama STEKPI (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia).

Bersama Pak Indra Kartasasmita di Universitas Trilogi

Pak Indra sangat aktif bahkan di usia senjanya. Paling tidak seminggu sekali selalu menyempatkan diri datang ke Universitas Trilogi, bahkan masih sempat hadir pada acara sarasehan Presiden Soeharto di Universitas Trilogi.

Sosok Indra Kartasasmita dikenal luas sebagai figur yang sangat berdedikasi, baik di dunia profesional maupun dalam pengembangan karakter melalui olahraga, khususnya olah raga bela diri Kempo. Banyak orang melihatnya sebagai sosok yang humoris, namun sangat tegas, bahkan keras, karena tuntutan disiplinnya.

​Beliau wafat pada hari Rabu, 22 April 2026 dini hari. Selain aktif sebagai pengurus yayasan yang menaungi Universitas Trilogi, almarhum memiliki beragam aktifitas dan kontribusi yang mencakup kiprahnya di berbagai bidang:

Perjalanan profesional dan sosial

  • ​Ketua Umum Yayasan Dharmais: Selain memimpin yayasan sosial besar yang didirikan oleh Presiden Soeharto tersebut, aktif mengelola berbagai kegiatan kemanusiaan dan bantuan sosial yang menjadi fokus utama yayasan.

  • ​Karier di Pertamina: Di dunia profesional, memiliki karier panjang di Pertamina. Pernah menjabat sebagai Direktur Perkapalan dan Telekomunikasi pada era 1980-an, berperan penting dalam pengelolaan logistik energi nasional.

  • ​Keluarga: Ayah almarhum adalah Mayjen Didi Kartasasmita, seorang tokoh pejuang dan perwira tinggi Angkatan Darat. Almarhum adalah saudara dari tokoh nasional Ginandjar Kartasasmita dan Sabana Kartasasmita.

Pak Indra dan Bela diri Kempo

​Kiprah beliau yang paling ikonik bagi masyarakat luas adalah perannya sebagai pendiri dan perintis beladiri Shorinji Kempo di Indonesia:

  • ​Pendiri Perkemi: Salah satu dari tiga serangkai (bersama Utin Sahras dan Ginanjar Kartasasmita) yang mendirikan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) pada 2 Februari 1966.

  • ​Belajar Langsung ke Jepang: Menimba ilmu beladiri ini langsung dari pusatnya di Tadotsu, Jepang, dan kemudian membawanya ke Indonesia untuk dikembangkan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

  • ​Jabatan Terakhir: Hingga akhir hayatnya, menjabat sebagai anggota Majelis Tinggi PB Perkemi dan terus menjadi panutan bagi para "Kenshi" (praktisi Kempo) di seluruh tanah air.

Pesan dan Warisan

​Indra Kartasasmita dikenal dengan falsafah Kempo: "Kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman." Dedikasinya dalam menyebarkan nilai-nilai disiplin dan kemanusiaan melalui Yayasan Dharmais dan Perkemi, disamping pengurus yayasan yang menaungi Universitas Trilogi, menjadikannya sosok yang sangat dihormati di berbagai kalangan akademisi, pengusaha, maupun atlet.

​Jenazah beliau disemayamkan di Pusdiklat Perkemi, Pondok Gede, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa-jasanya dalam dunia olahraga nasional.

Alm. Prof. Dr. Irawadi Jamaran (Mantan Ketua Senat Universitas Trilogi) merupakan murid Kemponya (secara tidak langsung). Prof. Irawadi sempat cerita, baru bertemu pak Indra setelah aktif di Universitas Trilogi. Bagi prof. Irawadi, Pak Indra adalah legenda Kempo, namanya sering terdengar dan sering menjadi perbincagan di perguruan Kempo di tempatnya berlatih dan merasa beruntung bisa ketemu langsung di Universitas Trilogi.

Meskipun sering bertemu di Universitas Trilogi, namun terakhir kali saya ditelpon pak Indra saat memenuhi undangan ujian mahasiswa S3 bimbingan saya (ko-promotor) di Universitas Trisakti di Grogol sekitar tiga bulan lalu. Waktu itu pak Indra masih nampak sehat. Pak Indra menanyakan beberapa hal terkait agenda Universitas Trilogi. Rupanya itu pembicaraan telpon terakhir.

Selamat jalan pak Indra!

Penulis: Aam Bastaman (Ketua Senat Universitas Trilogi)


Aam BastamanComment