Sudibyo Alimoeso : Gerakan 1000 Menulis Akan Segera diluncurkan, Bukti JuKen Bergerak di Lapangan

Ketua Umum Juang Kencana, Dr Sudibyo Alimoeso, MA

Beberapa pengurus inti JuKen mengadakan “zoom meeting”  untuk membahas persiapan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) JuKen 2026 tanggal 26 Februari 2026. Hal ini merupakan momentum strategis dalam menyusun langkah-langkah konkret untuk memajukan organisasi. Agenda rapat ini mencakup pembahasan komprehensif mengenai pelaksanaan Halal Bi Halal (HBH), evaluasi program kerja daerah, serta perencanaan peringatan Hari Ulang Tahun JuKen yang ke-26 dan Jambore Nasional ke-9 Tahun 2026, demikian disampaikan Ketua Umum JuKen, Dr Sudibyo Alimoeso, MA kepada JuangKencana.id seuai memimpin rapat persiapan Rakornas JuKen. Senin (23/02/2026).

Ditegaskan, kita sepakat bahwa Halal Bi Halal (HBH) JuKen direncanakan dilaksanakan setelah acara Halal Bi Halal resmi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Timing ini dipilih secara strategis untuk memastikan partisipasi optimal dari seluruh pengurus dan anggota, serta menghindari benturan jadwal dengan agenda kementerian. Dalam kegiatan Rakor 2026 ini setiap Pengurus JuKen Daerah akan menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) mengenai pelaksanaan program kerja tahun 2025 dan rencana kerja tahun 2026. Laporan ini menjadi instrumen evaluasi kinerja serta acuan untuk penyusunan strategi nasional yang lebih efektif dan terukur, tegasnya.

Sementara itu, peringatan Hari Ulang Tahun JuKen yang ke-26 direncanakan akan diselenggarakan bersamaan dengan Jambore Nasional (JamNas) JuKen ke-9. Konsolidasi kedua acara ini bertujuan untuk efisiensi anggaran dan memaksimalkan partisipasi anggota dari seluruh Indonesia.  Sebagai bagian dari peringatan, diperoleh gagasan untuk meluncurkan Gerakan 1000 JuKen Menulis tapi jika tidak memenuhi 1000 bisa Gerakan 100 JuKen Menulis dengan tema Bangga Kencana. Inisiatif ini bertujuan mendokumentasikan pemikiran, pengalaman, dan aspirasi anggota JuKen sebagai kontribusi intelektual terhadap program Bangga Kencana di Indonesia.

Lokasi Alternatif Peringatan Ultah JuKen ke-26 dan JamNas JuKen ke-9 adalah (1) Opsi 1: Surabaya, dengan dasar kelebihan: Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menawarkan infrastruktur yang memadai untuk acara skala nasional serta program Bangga Kencana yang bisa dijadikan contoh. Kota ini memiliki aksesibilitas yang baik dengan bandara internasional, beragam pilihan venue untuk acara besar, dan akomodasi yang memadai.

Ia menambahkan, Surabaya juga menjadi lokasi strategis untuk menjangkau JuKen Daerah dari kawasan Indonesia Timur. Pertimbangan: Lokasi yang lebih representatif bagi sebaran geografis anggota JuKen dan dapat meningkatkan partisipasi dari wilayah timur Indonesia. (2) Opsi 2: Jakarta/Banten dimana Provinsi ini mempunyai kelebihan: Sebagai ibu kota dan pusat pemerintahan, Jakarta/Banten memiliki kedekatan dengan berbagai instansi terkait seperti Kemendukbangga dan BKKBN. Kemudahan koordinasi dengan pemangku kepentingan, ketersediaan fasilitas pendukung acara yang lengkap, serta aksesibilitas transportasi internasional menjadi nilai tambah signifikan. Pertimbangan: Memudahkan partisipasi pejabat tinggi dan memperkuat jejaring dengan instansi pemerintah pusat yang relevan dengan program Bangga Kencana. Keputusan final mengenai lokasi akan mempertimbangkan aspek efisiensi biaya, kemudahan akses bagi mayoritas anggota, ketersediaan venue yang memadai, serta potensi kerjasama dengan pemerintah daerah setempat. Perhitungan analisis cost-benefit akan menjadi dasar pengambilan keputusan, imbuhnya.

Disamping itu, Ketua Umum JuKen menjelaskan, Gerakan 1000 JuKen Menulis atau bisa hanya 100 JuKen (tergantung animo anggota JuKen) merupakan inisiatif strategis untuk menghimpun pemikiran, pengalaman, dan best practices dari anggota JuKen di seluruh Indonesia terkait program Bangga Kencana. Program ini dirancang sebagai kontribusi intelektual organisasi sekaligus dokumentasi perjalanan implementasi Bangga Kencana.

Tujuan Gerakan adalah mendokumentasikan pengalaman dan pembelajaran anggota JuKen dalam mengimplementasikan program Bangga Kencana; Membangun repository pengetahuan yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan program di masa mendatang; Meningkatkan kapasitas literasi dan kemampuan komunikasi tertulis anggota JuKen; Mengidentifikasi inovasi dan praktik terbaik dari berbagai daerah; Memperkuat identitas dan kebanggaan sebagai bagian dari komunitas JuKen.  Target 1000 tulisan untuk memastikan representasi luas dari seluruh JuKen Daerah. Setiap tulisan diharapkan mengangkat aspek unik dari implementasi Bangga Kencana di wilayah masing-masing, mulai dari strategi pendekatan masyarakat, kolaborasi dengan pemerintah daerah, hingga tantangan yang dihadapi dan solusi yang diterapkan, jelasnya.

Bukan hanya itu, Gerakan 1000 JuKen Menulis yang akan diluncurkan menjadi bukti bahwa organisasi tidak hanya bergerak dalam aksi lapangan, tetapi juga dalam pembangunan wacana intelektual, meski umur sudah menua tetapi masih tetap berkarya. Dokumentasi pengalaman dan pembelajaran ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus JuKen dan referensi penting dalam pengembangan kebijakan Bangga Kencana di masa depan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, JuKen siap melangkah menuju Rakor 2026 dengan lebih percaya diri, terstruktur, dan berdampak. Mari kita bersama-sama mewujudkan visi organisasi untuk Indonesia yang Bangga Kencana, pungkasnya. @mulyono_dp

Mulyono D PrawiroComment