Yayasan Swastisvarna Bersama BKKBN Akan Launching Gebyar Angklung Lansia Nusantara Gempita
Para pimpinan Yayasan Swastisvarna berkesempatan untuk berfoto bersama dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr Wihaji, SAg, MPd
GEMARI.ID-JAKARTA. Yayasan Swastisvarna merupakan yayasan yang memiliki visi untuk mendorong pemerintah dalam pengarusutamaan Lansia Indonesia yang sehat, bahagia, mandiri, berkualitas dan bermartabat. Sedang misinya adalah memberikan ruang gerak bagi para Lansia agar mampu menikmati hari tua yang sehat, bahagian, mandiri, berkualitas dan bermartabat.
Selain itu, yayasan ini juga melaksanakan program pemberdayaan Lansia yang sesuai dengan kebutuhan rohani dan jasmani, secara sinergis serta berkelanjutan. Bukan hanya itu, Yayasan Swastisvarna juga memiliki misi yaitu mengapresiasi terhadap bakti dan peran Lansia selama perjalanan hidupnya dalam melahirkan dan membangun sumber daya manusia yang tangguh dan berguna bagi masyarakat luas.
Yayasan Swastisvarna dalam waktu dekat ini akan melaksanakan program pemberdayaan yang disebut dengan GALANG, yaitu Gebyar Angklung Lansia Nusantara Gempita. Konsep dasar pemberdayaan ini meliputi visit 38 provinsi Nusantara setiap bulan untuk satu provinsi, dan pementasan Jambore Angklung Senior (JAS) tahunan di Ibukota provinsi, setiap tahun direncanakan pelaksanaannya pada bulan Mei atau Juni.
Adapun kegiatan program pemberdayaan GALANG ini meliputi, melatih para Lansia se tempat untuk aktif bermain Angklung bersama-sama, dengan menyanyikan lagu-lagu daerah dan alat-alat musik tradisional daerah se tempat, agar tercipta alunan musik Nusantara yang indah dan mempesona. Disamping itu juga melatih generasi muda se tempat untuk menjadi pelatih atau konduktor Angklung yang handal dan mampu membangkitkan semangat serta minat bermain Angklung bagi para Lansia aktif se tempat khususnya, maupun masyarakat se tempat pada umumnya.
Kemudian, melatih masyarakat se tempat untuk belajar tentang cara membuat alat musik Angklung dan menguasai cara merawatnya dengan baik dan profesional, melalui melalui pemberdayaan dan kerjasama/kolaborasi dengan kelompok UMKM di daerah. Selanjutnya mengembangkan dan melestarikan hutan bambu yang ada di daerah tertentu, serta memberdayakannya sebagai pemasok utama bahan baku pembuatan alat-alat musik Angklung, maupun pelatalan musik budaya se tempat lainnya dari bahan baku bambu.
Yang paling menarik adalah Yayasan Swastisvarna akan menyelenggarakan Jambore Angklung Senior (JAS) tahunan, dan pelaksanaannya direncanakan pada bulan Mei atau Juni, yang dipadukan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) maupun World Angklung Day, yang bertujuan untuk melestarikan Angklung sebagai Warisan Tak Benda Dunia.
Kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr Wihaji, SAg, MPd dan rencana akan dipadukan dengan program Bapak Menteri yaitu Lansia Berdaya, yang meliputi Lansia Enterpreneur, Sekolah Lansia dan sedang dirumuskan adanya Kartu Lansia. Dari 3 program itu nanti Kemendukbangga akan bekerjasama dengan Yayasan Swastisvarna.
Menurut Ketua Pembina Yayasan Swastisvarna, Dr (HC) Susianty Kawira, setelah yang bersangkutan bertemu dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN menjelaskan, dalam waktu dekat akan diadakan MOU antara Kemendukbangga/BKKBN dengan Yayasan Swastisvarna. BKKBN siap dan akan mendukung untuk pelaksanaan Launching GALANG 38 provinsi di Gedung BKKBN di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Dijelaskan pula, bahwa Yayasan Swastisvarna akan segera menyiapkan team untuk kegiatan Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN tanggal 29 Mei 2026 mendatang, dan berharap kegiatan ini untuk mewujudkan program GALANG Swastisvarna, jelas Ibu Susianty Kawira. @mulyono-dp