Hardiyanto Wiryo : Jumlah Anggota JuKen Perlu Di-Update Secara Berkala

Drs Hardiyanto Wiryo, Dewan Pengawas Perkumpulan Juang Kencana (JuKen) Pusat

GEMARI.ID-JAKARTA. Memasuki tahun 2026 ini, selaku Ketua Dewan Pengawas JuKen Pusat mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026. Dalam usianya yang sudah seperempat abad ini, kami percaya bahwa "kiprah" JuKen di seluruh Indonesia sesuai dengan visi dan misinya pada tahun 2026 ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun 2025 yang lalu, demikian disampaikan Dewan Pengawas JuKen, Drs Hardiyanto Wiryo kepada tim gemari.id hari ini di Jakarta. Selasa (06/01/2026).

Kemudian ia mengungkapkan, pengalaman selama ini hendaknya menjadi pelajaran yang baik sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja yang sudah dilaksanakan, apa masalah dan kendala yang dihadapi untuk dicarikan solusi bagaimana mengatasi dan  peningkatkan "kiprah" JuKen di tahun 2026 ini. Masalah yang kiranya masih perlu ditingkatkan antara lain konsolidasi ke dalam terutama menyangkut kelembagaan yaitu pembentukan JuKen khususnya di tingkat kabupaten / kota, ungkapnya.

Disamping itu ia meminta, agar inventarisasi jumlah anggota JuKen perlu dilakukan update secara berkala, termasuk upaya menyebarluaskan dan merealisir pemberian KTA (Kartu Tanda Anggota) kepada seluruh anggota JuKen di wilayahnya.

Hardiyanto menambahkan, koordinasi dan kolaborasi dengan jajaran Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi dan SKPDKB di setiap tingkat wilayah, perlu lebih ditingkatkan. Hal tersebut sangat penting dalam upaya JuKen untuk ikut berperan serta dalam melaksanakan quick win Kemendukbangga/BKKBN melalui 5 program percepatan peningkatan kualitas keluarga dan pembangunan manusia, yang fokusnya pada stunting, pengasuhan anak, peran ayah dan pemberdayaan lansia, melalui program GENTING , TAMASYA, GATI, SIDAYA dan Aplikasi Keluarga, imbuhnya.

Lebih lanjut ia menekankan, dalam program quick win tersebut, JuKen bisa ikut berperan serta, misalnya pada program SIDAYA antara lain dengan berperan sebagai pendiri dan pembina Sekolah Lansia di lingkungan tempat tinggalnya. Demikian juga dalam program GENTING berperan sebagia orang tua asuh untuk intervensi non nutrisi dan edukasi pencegahan stunting.

Selain itu kegiatan internal seperti pertemuan rutin dengan seluruh anggota JuKen di setiap tingkat wilayah, perlu dilakukan sebagai forum silaturachmi dan konsolidasi program-program JuKen ke depan di masing-masing tingkatan. Selamat ber JuKen ria, semoga JuKen ke depan tetap ber "kiprah" dalam suasana penuh kekeluargaan, makin guyub kompak dan selalu happy. Salam JuKen : sehat, semangat, ceria dan bahagia, pungkasnya. @mulyono_dp

Mulyono D PrawiroComment