Desa Sukadamai Jadi Agrowisata dan Taman Buah
Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampasi melaporkan akhir Desember yang lalu bahwa pengembangan kawasan Mada Oi Kampasi di Desa Sukadamai menjadi kawasan agrowisata dan taman buah mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
Menurut laporan itu Desa Sukadamai terletak di Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Perhatian Pemerintah Kabupaten Dompu ditunjukkan dengan dukungan monitoring dan evaluasi bagi pengembangan kawasan tersebut oleh Dinas DPMPD setempat.
Dalam membuat laporan itu, Tim monitoring terjun ke lapangan melihat dan merasakan keasrian dan kesejukan kawasan Mada Oi Kampasi yang sudah dihijaukan dan dipadati pohon buah tersebut. Dinas DPMPD juga ikut melakukan supervisi atas dukungan anggaran Dana Desa (DD) dalam pengembangan kawasan tersebut. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Dompu telah menyiapkan dukungan anggaran tambahan untuk percepatan pembangunan wisata dan kebun buah di kawasan tersebut.
Lebih lanjut pengembangan kawasan seperti Mada Oi Kampasi akan menjadi salah satu sumber Penghasilan Asli Desa (PADes). Agrowisata dan taman buah memiliki nilai ekonomi untuk masyarakat, terutama untuk kelompok tani (poktan) dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Sehingga prakarsa kelompok tani (Poktan) Mada Oi Kampasi dalam mengembangkan kawasan kawasan agrowisata sangat membanggakan banyak pihak. Mereka gigih membangun kawasan ini menjadi kawasan agrowisata hasil hutan bukan kayu (HHBK).
Pembangunan kehutanan, khususnya pengembangan Agrowisata HHBK dan Jasa Lingkungan Wisata Alam, memerlukan kolaborasi dan dukungan semua pihak. Pemerintah daerah dan semua stekholdernya bergerak mendukung pengembangan kawasan ini sebagai kawasan agrowisata. Kita berharap bahwa pengembangan yang akhir-akhir ini mendapat dukungan yang kuat dan anggaran dari dana desa tersebut membawa hasil yang positif.